Kota Bandung

PPKM Level 3, Prokes Lapas-Rutan di Jabar Makin Diperketat!

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 14 Feb 2022 17:55 WIB
Ilustrasi Penjara
Ilustrasi penjara (Foto: Ilustrasi/Thinkstock)
Bandung -

Sejumlah daerah di Jawa Barat menerapkan PPKM level tiga. Pengetatan protokol kesehatan level tiga juga berlaku di Lapas-Rutan di Jabar guna mencegah terjadinya penyebaran COVID-19.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Jawa Barat Sudjonggo. Menurut dia, berdasarkan arahan dari Sekjen Kemenkum HAM Andap Budhi Revianto kasus positif di Jabar sejauh ini cukup tinggi. Oleh karena itu, upaya pencegahan dilakukan salah satunya dengan tes PCR terhadap pegawai.

"Beliau, memerintahkan kepada kami untuk menyampaikan hal ini kejajaran, seperti yang beliau sampaikan jangan mentang-mentang tidak bergejala, merasa sehat-sehat saja, tolong segera PCR. Kebetulan, dalam anggaran itu ada di setiap UPT masing-masing untuk pelaksanaan yang berkaitan dengan COVID-19, jadi termasuk PCR," ujar Sudjonggo di kantornya, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Senin (14/2/2022).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Jawa Barat SudjonggoKepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Jawa Barat Sudjonggo Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom

Menurut Sudjonggo hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran di dalam rutan maupun lapas di Jabar. Penerapan prokes hingga tee COVID-19 juga berlaku bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau narapidana.

"Sama, kepada WBP yang di lapas dan rutan," kata dia.

Pengetatan juga diberlakukan bagi napi. Saat ini, napi juga tidak diperkenankan untuk keluar lapas maupun rutan dalam alasan apapun baik menjalani sidang atau menjadi saksi di persidangan.

"Saat ini sidang masih virtual, jadi tidak ada sidang di luar. Kunjungan juga sama, kalaupun kita terima hanya barang yang masuk, tapi melalui pengecekan," katanya.

Sejauh ini, kata Sudjonggo, pihaknya belum mendapati adanya napi yang positif COVID-19. Pasalnya, pengetatan sudah dilakukan pihak lapas dan rutan di Jabar.

"Belum, mudah-mudahan tidak ada. Kan WBP tidak berkeliaran di luar sana," tuturnya.

(dir/yum)