Kota Bandung

Penerapan Ganjil Genap di Bandung Akan Dievaluasi

Rifat Alhamidi - detikNews
Senin, 14 Feb 2022 17:41 WIB
Ganjil Genap di Gerbang Tol Pasteur
Ganjil genap Bandung (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom).
Bandung -

Plt Walikota Bandung Yana Mulyana menyatakan pemberlakuan ganjil genap di 5 gerbang tol cukup efektif menekan mobilitas warga di tengah penerapan PPKM level 3. Meski begitu pihaknya akan melakukan evaluasi terkait penerapan kebijakan tersebut.

"Kalau hasil yg disampaikan mah ada (efektif) yah, tapi persentase hasil penurunannya saya belum tahu. Belum disampaikan secara detail," kata Yana di Balai Kota, Senin (14/2/2022).

Yana mengaku perlu mengevaluasi penerapan ganjil genap dengan aparat kepolisian. Ia berharap kebijakan itu mampu menurunkan angka kasus penularan Corona di Kota Bandung.

"Evaluasi dulu lah, saya juga harus tahu juga (persentase efektivitasnya)," ucap Yana.

Selain ganjil genap, sejumlah aturan pengetatan juga sudah dilakukan Pemkot Bandung untuk menekan laju sebaran COVID-19. Mulai dari penuturan tiga ruas jalan di pusat kota hingga pembatasan jam operasional tempat-tempat yang memicu kerumunan warga.

Namun begitu, Yana tak menampik laju sebaran Corona masih terus mengalami kenaikan beberapa hari ini. Ia menyebut faktor itu terjadi lantaran masyarakat sudah mulai abai dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes).

"Kan kuncinya gini, ada dua hal kata Pak Presiden, percepatan vaksinasi sama masker. Kan kalau kita lihat mah sekarang cukup banyak orang abai lagi terhadap penggunaan masker. Ini ikhtiar kita yah semoga penyebaran Covid bisa teratasi," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, sebaran COVID-19 di Kota Bandung per hari ini Senin (14/2/2022) bertambah 712 kasus baru. Berdasarkan data yang dihimpun dari laman pikobar.jabarprov.go.id yang diupdate pada Minggu (13/2) pukul 17.00 WIB, kasus aktif Corona total kini ada 5.198 orang yang tengah menjalani perawatan atau masih diisolasi.

Adapun sebaran tertinggi di 10 kecamatan yaitu Kecamatan Antapani 375, Coblong 332, Lengkong 287, Andir 261 dan Cicendo 261. Kemudian Kecamatan Sukajadi 256, Sukasari 253, Arcamanik 248, Bandung Kidul 234 serta Regol 229.

(ral/mso)