ADVERTISEMENT

Kabupaten Pangandaran

Senja Penjaja Jasa Foto Wisata Pangandaran: Bertarung Lawan Kamera Ponsel

Aldi Nur Fadilah - detikNews
Sabtu, 12 Feb 2022 15:14 WIB
Penjaja jasa foto wisata di Pangandaran
Penjaja jasa foto wisata di Pangandaran (Foto: Aldi Nur Fadilah/detikcom)
Pangandaran -

Wisatawan dan pasir pantai memanjang menjadi ladang warga Kabupaten Pangandaran untuk mengadu peruntungan. Termasuk, para penjaja jasa foto wisata yang dilakoni oleh warga sekitar.

Makin canggihnya teknologi kamera di ponsel, membuat warga lebih mudah untuk mendokumentasikan kegiatan pelesirnya. Di sisi lain, hal itu justru membuat jasa foto wisata menjadi kurang diminati.

Bebeng (48) anggota Organisasi Pemotret Wisata Pangandaran mengatakan saat ini jasa pemotret wisata mulai jarang digunakan lagi.

"Ya kita saat ini untung-untungan aja, tetap ikhtiar toh ada juga yang pakai jasa ini," ucapnya kepada detikcom di pantai barat Pangandaran Sabtu (12/2/2022).

Dari pantauan detikcom pada Sabtu pagi (12/2) kunjungan objek wisata pantai Pangandaran menyemut. Namun Bebeng akui baru dapat 3 orderan foto. "Baru ada 3 orderan, jika dikalkulasikan hanya 30 ribu, dulu sehari bisa capai 50 sampai 100 orderan," katanya.

Untuk harga jasa potret dengan cetak foto ukuran 6R dihargai 10 ribu dan untuk file mentahnya 5 ribu. "Ada dua ukuran yang bisa dipesan A4 15 ribu dan 6R 10 ribu," ujar Bebeng.

Dia mengatakan saat ini semakin banyak orang yang sudah membawa kamera sendiri. Selain itu Bebeng hanya mengandalkan wisatawan rombongan. "Alhamdulillah setiap tawaran kepada rombongan keluarga besar pasti jarang ditolak," ungkapnya.

Penjaja jasa foto wisata di PangandaranPenjaja jasa foto wisata di Pangandaran Foto: Aldi Nur Fadilah/detikcom

Pemotret lainnya Darsim (60) di usianya yang tak lagi muda masih menggantungkan hidupnya pada jasa foto wisata.

"Pekerjaan ini sudah digeluti sejak tahun 2007, dulu peluangnya gede, karena wisatawan banyak sekali yang menggunakan jasa ini," ucapnya.

"Sampai siang ini belum ada orderan, meskipun wisatawan banyak, tapi kan pemotret muda juga sekarang semakin banyak," ucapnya.

Wisatawan asal Garut Firda (26) mengatakan dirinya memakai jasa potret foto karena ingin menyimpan kenang-kenangan dari Pangandaran. "Sekeluarga pergi ke Pangandaran untuk liburan, dan pulang harus bawa kenangan," katanya.

Firda menyebut jasa potret ini sangat membantu, namun untuk foto hasil cetak lumayan agak lama. "Mungkin ke depan bisa apabila hasil fotonya palaroid, kan itu bisa langsung cetak," ucapnya.

Selain itu kata Firda, mungkin wisatawan kurang tertarik menggunakan jasa foto karena masih bisa memakai HP. "Tapi alngkah baiknya jika para penyedia jasa menyediakan ornamen lain untuk foto," katanya.

Simak juga 'Pengelola Kampung Turis Pangandaran Kini Terapkan Prokes':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/bbn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT