Kota Cimahi

Skatepark Berstandar ASEAN di Cimahi Kondisinya Tak Terawat

Muhammad Iqbal - detikNews
Senin, 31 Jan 2022 18:27 WIB
Kondisi Taman Skatepark Cimahi yang tergenang air
Kondisi Taman Skatepark Cimahi yang tergenang air (Foto: Muhammad Iqbal/detikcom)
Cimahi -

Setelah diresmikan pada 2019 lalu, skatepark yang berada di Taman Kartini, Baros, Kota Cimahi memikat para penikmat skateboard untuk bermain di sana. Memiliki standar tingkat ASEAN, skatepark ini layak menjadi pilihan. Namun, bagaimana kondisinya saat ini?

Setibanya di halaman Taman Kartini, suasana sejuk menyambut para pendatang. Pepohonan tinggi masih nampak berdiri tegap meski khawatir akan rapuh tersapu angin.

Tepat di sebelah kiri, sebuah skatepark terlihat dari kejauhan. Saat mendekat, ekspektasi tentang standar ASEAN pun runtuh. Kondisi skatepark nampak tidak terawat.

Skatepark terbagi pada beberapa bagian, bowl ramp, street ramp dan flat ground. Pada bagian bowl ramp, warna yang dahulunya biru cerah kini sudah memudar. Tersisa warna biru pucat yang dipenuhi tulisan vandalisme.

Sejumlah remaja pun mulai berdatangan. Salah satunya, Octa Tariq (19). Meski warga Cisarua, Kabupaten Bandung, ia sering berlatih skateboard di sana.

Ia menuturkan, apabila hujan turun, maka air akan menggenang. Saluran drainase yang berada di bowl ramp mampet dan sering ada genangan di atas lintasan.

"Kalo airnya masih ngegenang, ya kadang kita coba bersihin pake sapu. Beres beresnya lama, mainnya sebentar, soalnya bakal masuk lagi airnya," ucap Octa di sela latihan skateboard, Senin (31/1/2022).

Kondisi Skatepark di Taman Kartini, Kota CimahiKondisi Skatepark di Taman Kartini, Kota Cimahi Foto: Muhammad Iqbal/detikcom

Selain itu, pada lintasan pun terlihat jelas bekas lubang yang ditutupi adukan semen. Bekas lubang tersebut membuat lintasan tidak rata dan menyulitkan saat skateboard melaju.

"Lumayan berisiko sih, rodanya kadang ketahan terus jatuh," tuturnya.

Octa dan kawan-kawannya sering menghabiskan waktu di skatepark hingga malam hari. Meski disediakan lampu, lampu yang menyala hanya sebagian saja.

"Kita biasa kalo nyantai bisa sampe malem sih, ya sebagian aja yang kesorot," ujar skateboarder lainnya, Rizky Pangestu (17).

Selain itu, berada di area Taman Kartini yang dipenuhi pepohonan sudah barang tentu dedaunan jatuh pada area skatepark. Terlihat di beberapa sudut skatepark dipenuhi daun kering.

Rizky pun menyayangkan dengan kondisi skatepark yang tidak terawat. Pasalnya, skatepark yang gratis namun fasilitas yang cukup bagus sulit dicari khususnya di Kota Cimahi.

"Jarang yang gratis terus ada bowl-nya. Di kolong jembatan Pasupati aja enggak ada, kecuali yang berbayar pasti ada," ucapnya lagi.

"Terus kalo hujan besar ya terpaksa kita pindah, cari lapangan atau enggak ke Velodrome kalau lagi gak ada anak BMX itu juga," lanjutnya.

Mereka pun berharap agar fasilitas umum seperti skatepark dapat diperhatikan oleh pemerintah daerah. Pasalnya, dengan label skatepark permanen pertama dan kualitas ASEAN menjadi tidak berguna apabila tidak terawat dengan baik.

(yum/bbn)