Aniaya Anak Tiri, Pria Sukabumi Dijerat Pasal Berlapis

Siti Fatimah - detikNews
Kamis, 27 Jan 2022 17:11 WIB
Pria Sukabumi Aniaya Anak Tiri
Polisi menggiring pria penganiaya anak tiri saat ekspose kasus di Mapolres Sukabumi Kota. (Foto: Siti Fatimah/detikcom)
Sukabumi -

Seorang anak perempuan balita menjadi korban penganiayaan ayah tirinya di Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Polres Sukabumi Kota menjerat pasal berlapis kepada tersangka, MBF (25).

Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin mengatakan kejadian penganiayaan itu berlangsung Selasa (11/1) pagi. Pelaku merupakan suami siri yang baru menjalani pernikahan selama tiga bulan.

"Pada pagi itu korban ini rewel dan dalam kondisi nangis dibawa oleh pelaku ini keluar rumah. Pada saat keluar rumah ini, pelaku mencoba menenangkan, dari pihak pelaku ini mencoba membujuk namun kemudian tidak berhasil," kata Zainal di Polres Sukabumi Kota, Kamis (27/1/2022).

Pelaku naik pitam dan menampar korban sebanyak dua kali serta mencubit korban. Pelaku juga mengatakan kata-kata kasar kepada anak di bawah umur itu.

"Atas dasar itu kemudian ibunya tidak terima dengan yang dilakukan si pelaku ini dan melapor ke Polres Sukabumi Kota," ujarnya.

Pihanya lantas berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memberikan trauma healing kepada korban kemudian memberikan pendampingan juga terhadap pihak ibu dari korban. Barang bukti yang berhasil diamankan satu set pakaian korban, 1 KK dan 1 akta kelahiran.

Pelaku durjana tersebut dikenakan pasal berlapis atas tindak kekerasan pada anak dan pasal tentang penganiayaan yang menyebabkan luka berat dengan ancaman maksimal masing-masing lima tahun penjara.

"Terhadap kejadian ini, kami berlakukan UU Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal lima tahun penjara sebagaimana dimaksud dengan Pasal 76C jo Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014," katanya.

Kemudian, pelaku diganjar Pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. Saat ini proses perkara masih berlanjut dan perkara penyelidikan oleh Satreskrim Polres Sukabumi Kota.