Tangis Keluarga Serda Rizal, Prajurit yang Gugur Ditembak KKB Papua

Yuga Hassani - detikNews
Kamis, 27 Jan 2022 15:02 WIB
Bandung -

Isak tangis dari keluarga terdengar dari rumah duka Serda Rizal di Jalan Bojongsuren Tengah, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung pada Kamis (27/1/2022) siang.

Rizal merupakan salah satu prajurit TNI yang gugur akibat serangan teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua pada Kamis dini hari.

Pantauan detikcom di rumah duka, sejumlah keluarga dan kerabat dekat lainnya terus berdatangan. Orang tua Serda Rizal, Aca Suhendar mengatakan, pihaknya mengetahui kabar anaknya telah tiada pada pagi hari selepas mengantar keponakannya sekolah.

"Dapat kabar jam 7 pagi, Saya juga enggak tahu. Lagi nganterin sekolah keponakan di SMP 2, pas pulang dari sana, tetangga ngomong di rumah pada nangis, ada apa? saya nanyain ke anak saya yang gede, pak, Izal (Serda Rizal) meninggal," ujar Aca saat ditemui detikcom di rumah duka.

Mendengar kabar tersebut, Aca awalnya tak langsung percaya. Namun, tak lama kemudian otoritas TNI menghubunginya langsung.

"Saya pertamanya enggak percaya, soalnya kan ada tiga, yang satu meninggal di tempat, yg dua di rumah sakit, katanya Izal masih di rumah sakit. Itu baru dari kabar temannya," ujar Aca.

"Temannya pun tidak memberi kabar ke saya, saya dapat kabar dari tunangannya. Beberapa menit ke depan dari Kasad ngabarin, itu Rizal meninggal, baru saya percaya," kata Aca menambahkan.

Seperti diketahui, total prajurit gugur akibat serangan teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua bertambah jadi tiga orang. Satu prajurit lainnya dilaporkan kritis.

"Tiga personel Satgas Kodim YR 408/Sbh meninggal dunia dan satu personel dalam kondisi kritis," kata Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga kepada wartawan di Jayapura, Kamis (27/1/2022).

Teroris KKB Papua menyerang pos TNI yang terletak di Bukit Tepuk Kampung Jenggernok, Distrik Gome, sekitar pukul 05.00 WIT Subuh tadi. Penyerangan tersebut terjadi saat aparat melakukan pergantian jaga.

"Saat dilaksanakan pergantian jaga, tiba-tiba Satgas Kodim YR 408/Sbh mendapatkan tembakan dari KSTP (kelompok separatis teroris Papua)," kata Aqsha.

Serangan tiba-tiba itu membuat kontak tembak tak terhindarkan. Prajurit Serda Rizal mengalami luka tembak di bagian pinggang dan Pratu Tuppal Baraza mengalami luka tembak di perut bagian bawah.

"Kemudian kedua prajurit TNI yang mengalami luka tembak dievakuasi menuju Puskesmas Ilaga menggunakan kendaraan," tambahnya.

(yum/bbn)