Langkah RSHS Bandung Antisipasi Lonjakan Omicron

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 19:05 WIB
Poster
Ilustrasi varian Omicron (Ilustrator: Edi Wahyono)
Bandung -

Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung bersiap menghadapi lonjakan kasus Omicron. Sarana dan prasarana serta tenaga medis telah disiapkan.

"Meski rumah sakit Hasan Sadikin saat ini belum menerima pasien dengan varian Omicron, tapi kami sudah melakukan kesiapan baik itu sarana dan prasarana yang ada maupun SDM-nya," ujar Direktur Perencanaan, Organisasi dan Umum Muhammad Kamaruzzaman dalam keterangannya, Rabu (26/1/2022).

Menurut dia, pihak RSHS sudah menyiapkan layout penanganan seperti saat terjadinya lonjakan varian Delta tahun lalu. Pihaknya juga sudah mempersiapkan pengetatan screening terhadap pasien nantinya.

"Kami juga memperketat screening kami dengan memberikan formulir screening yang sesuai dengan screening Covid. Kemudian kita melakukan layanan triase menggunakan APD tahap dua kemudian kapasitas penampungan isolasi juga masih belum berubah masih seperti kapasitas ketika terjadi lonjakan pada bulan Juli dan Agustus yang lalu yaitu lima ya," tutur dia.

Untuk kesiapan tabung oksigen, sambung dia, saat ini ruang isolasi RSHS sudah dilengkapi 40 buah tabung oksigen. Bahkan saat ini juga sudah tersedia oksigen konsentrator sebanyak 22 buah serta oksigen transport tujuh buah dan hepa filter enam buah.

RSHS saat ini memiliki oksigen generator sendiri. Sehingga RSHS nantinya mampu memproduksi oksigen mandiri.

"Hal ini sangat penting apabila terjadi lonjakan pasien dengan pasien yang dirujuk yang sudah berkategori berat atau security levelnya sudah tiga, ini yang memerlukan oksigen tentu saja kami akan dapat memenuhi kebutuhan tersebut," tuturnya.

"Kami akan memproduksi satu atau dua jam untuk penggunaan oksigen yang dipergunakan oleh RSHS. Ini salah satu upaya kita untuk mempersiapkan bila terjadi lonjakan varian Omicron," kata Kamaruzzaman menambahkan.

Sementara itu untuk kasus Omicron, RSHS mengaku sejauh ini belum menerima pasien varian Omicron. Kendati demikian, saat ini masih ada 34 orang yang ditangani lantaran terpapar COVID-19.

"Kami rawat di sana berjumlah 25 pasien, di mana tiga pasien yang sudah terdeteksi sebagai Covid dan yang sisanya 22 masih suspek kemudian untuk yang di transit IGD ada lima pasien dengan kondisi suspek dan di HCU Kemuning ada pasien yang masih suspek COVID-19. Itu data yang saya peroleh, meskipun varian Covid belum masih di RS Hasan Sadikin, atau belum ada varian Omicron yang dirujuk ke RSHS," tutur Kamaruzzaman.

Simak juga video 'Laporan Terkini WHO Soal Mutasi Terbaru Omicron':

[Gambas:Video 20detik]



(dir/bbn)