Modus Penimbun Solar di Bogor: Beli di SPBU Gunakan Mobil Boks Termodifikasi

M Sholihin - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 17:11 WIB
Mobil yang digunakan penimbun solar bersubsidi di Bogor
Mobil yang dimodifikasi untuk menimbun solar bersubsidi di Bogor (Foto: istimewa)
Bogor -

Sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi penimbunan BBM jenis solar bersubsidi digerebek petugas gabungan Tim Kawal BUMN dan Polres Bogor di Gunungputri, Bogor. Dalam penggerebekan tersebut petugas menemukan mobil-mobil boks yang dimodifikasi yang digunakan untuk membeli solar di SPBU.

"Solar subsidi ini dibeli pelaku di SPBU menggunakan mobil boks yang sudah dimodifikasi. Setiap hari dia beli beberapa kali ke SPBU, sekali shift itu 300 liter, nanti balik lagi, beli lagi ke tempat lain. Kemudian dijual kembali ke industri-industri di Bogor dan Tangerang," kata Koordinator Tim Kawal BUMN Kombes Pol (purn) Choirul Anwar, Rabu (26/1/2022).

Choirul menyebutkan, pelaku memodifikasi mobil boks sehingga mampu menampung banyak solar dan tidak terlihat oleh orang lain. Tersimpan di dalam mobil boks itu tangki terbuat dari plastik dan disambung dengan selang pengisian BBM.

"Jadi mobil boks itu sudah didesain, ada boks plastik untuk menampung solar di dalam mobil. Jadi kalau dari luar kan enggak kelihatan. Jadi seolah-olah itu mengisi bensin mobil, padahal bensin atau solar ini dialihkan ke dalam boks itu. Iya mobilnya sudah dimodifikasi sedemikian rupa. Dari informasi sementara di lokasi, gudang sudah ada sekitar 1 tahun," terang Choirul.

Dalam penggerebekan tersebut polisi menemukan 50 ton solar dan mengamankan 12 orang.

"Ini kasus ditangani langsung oleh Polres Bogor. Kami mendampingi, kami kan tidak ada kewenangan penindakan.Kita melihat dari sisi BUMN-nya, karena ada yang dirugikan," kata Choirul Anwar.

"Yang pasti kerugian negara itu bahwa BBM bersubsidi itu digunakan oleh pihak yang tidak berhak, itu kerugian negara. Kan BBM itu subsidi, kena Undang-undang Migas. Terkait penyimpanan, pengangkutan, pendistribusian kan itu ada aturannya juga," ucapnya.

(yum/bbn)