Ridwan Kamil Sesalkan Ucapan Edy Mulyadi soal 'Jin Buang Anak'

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 08:36 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil turut hadiri peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di KPK. Ia pun mendapat penghargaan dari KPK saat hadiri acara tersebut.
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto: Pradita Utama)
Bandung -

Belum reda ucapan kontroversial Anggota DPR RI Arteria Dahlan soal Bahasa Sunda, muncul pernyataan Edy Mulyadi soal Ibu Kota Negara (IKN) yang juga mencoreng kebinekaan.

Edy menyebut Kalimantan yang akan dijadikan lokasi berdirinya Ibu Kota Baru (IKN), sebagai 'tempat jin buang anak', sontak ujaran itu berbagai reaksi dari berbagai kalangan.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyesalkan soal masih ada pihak yang mencoreng kebinekaan. Ia menilai seharusnya pernyataan Edy tak ,muncul, setelah melihat ada fenomena Arteria Dahlan yang meminta Jaksa Agung untuk mencopot Kejati yang menggunakan selipan Bahasa Sunda dalam rapat.

"Saya menyesalkan dalam waktu yang berdekatan, kita diributkan dengan tindakan atau ucapan dari mereka secara terang-terangan di ruang publik yang akhirnya menyakiti perasaan kelompok masyarakat yang menjadi sebuah bagian dari yang namanya rumah kebinekaan Indonesia," katanya di Tahura Bandung dalam keterangan yang diterima, Selasa (25/1/2022).

Ia pun berbicara mengenai sebuah hadis dalam Islam, yang menyatakan tentang bicara yang baik atau diam. Artinya, jika harus berbicara tentu harus berbicara yang baik dan sebaliknya tak perlu berbicara andai perkataannya menyakiti.

"Saya mohon kita edukasi anak dan cucu, kita menyampaikan argumen gunakanlah bahasa yang baik dan tidak menyinggung sehingga mudah-mudahan masalah ini bisa tuntas," katanya.

"Kalau ada aspek hukum harus dihadapi dan aspek psikologisnya menjadi pelajaran bahwa meminta maaf itu penting, dan mengakui kesalahan itu penting, dan jangan diulangi," ujar pria yang akrab disapa Kang Emil itu menambahkan.

Sebelumnya, video pernyataan Edy Mulyadi terkait IKN Nusantara. Ia menyebut Kalimantan Timur yang akan jadi ibu kota negara baru merupakan tempat jin buang anak.

"Bisa memahami gak, ini ada sebuah tempat elite punya sendiri yang harganya mahal, punya gedung sendiri lalu dijual pindah ke tempat jin buang anak," kata Edy beberapa waktu lalu.

Simak Video 'Bareskrim Polri Kini Tangani Semua Laporan soal Edy Mulyadi':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/bbn)