Kalungkan Celurit ke Leher Korban, Anggota Geng Motor Ditangkap Polisi Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Senin, 24 Jan 2022 14:46 WIB
Polisi menunjukkan barang bukti kasus pencurian dengan kekerasan yang dilakukan kawanan geng motor di Sukabumi.
Polisi menunjukkan barang bukti kasus pencurian dengan kekerasan yang dilakukan kawanan geng motor di Sukabumi (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi -

Polisi menangkap empat orang anggota geng motor di Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi. Kawanan geng motor ini ditangkap usai mencuri ponsel korban, dengan cara mengalungkan celurit ke leher korbannya.

Para pelaku masing-masing inisial ER, RB, MA dan FJ, para pelaku diketahui beraksi pada Jumat (21/1) lalu di pangkalan ojek daerah Cikakak. Pelaku sengaja menjebak korban inisial SR (perempuan) dan teman prianya inisial UN untuk datang menemui para pelaku.

"Pencurian dengen kekerasan atau curas, pelakunya salah satu kelompok geng motor. Kejadiannya sekitar 20.30 WIB, kejadian di pangkalan ojek Cikakak dekat puskesmas korban dihubungi salah satu tersangka untuk datang ke lokasi dengan maksud bertukar baju dengan korban SR. Lokasi ditentukan oleh si pelaku ini," kata Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah didampingi Kasat Reskrim AKP Rizka Fadhila, Senin (24/1/2022).

Selang beberapa menit kemudian korban SR datang diantar teman prianya, saat itu para pelaku datang menghampiri kedua korban. Belum sempat bebincang, dua orang pelaku langsung menghunuskan senjata tajam yang mereka sembunyikan di balik baju.

"Korban saat itu dikejar oleh kelompok pelaku yang berjumlah empat orang. Kedua orang korban kemudian bersembunyi ke warung yang berada tidak jauh dari lokasi, korban UN masuk ke warung sementara korban SR yang perempuan lari ke pangkalan ojek," ujar Dedy.

Saat itu dalam kondisi ketakutan, SR yang terpojok dihampiri oleh pelaku ER yang kemudian menodongkan dan mengalungkan celurit ke leher korban. Saat itu pelaku mengancam akan menyakiti korban kalau tidak menyerahkan telepon seluler miliknya.

"Pelaku ER mendatangi korban SR dan mengalungkan senjata tajam di leher korban dan meminta habphone si korban perempuan ini. Dikarenakan takut perempuan tersebut menyerahkan habphone-nya, setelah itu pelaku melarikan diri bersama teman-temannya," tutur Dedy.

Korban kemudian melapor ke polisi yang langsung bergerak melakukan penyelidikan. Dalam waktu singkat, jejak para pelaku terendus polisi. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan kaus dan kemeja bertuliskan BRIGEZ, senjata tajam golok sisir atau gosir, golok, samurai dan celurit.

Kapolres Dedy sempat menanyai pelaku ER terkait aksi yang dilakukannya, ER adalah pelaku yang mengalungkan celurit ke leher korban. Dedy menatap tajam ke arah ER seraya memperingatkan agar pelaku tidak mengulangi perbuatannya.

"Apa maksudmu melakukan itu, mau jadi jagoan kamu? Coba kamu bayangkan kalah korban itu anggota keluargamu, jangan kamu ulangi lagi ya," kata Dedy kepada pelaku yang langsung menundukan kepalanya.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam hukuman 9 tahun penjara. "Pasal yang dikenakan 353 tentang curas ancaman hukuman 9 tahun dan dari pelaporan kejadian dan sampai penangkapan alhamdulillah 1X24 jam bisa tertangkap 4 orang tersebut," pungkas Dedy.

Lihat juga video 'Polisi Ringkus Geng Motor Sadis yang Meresahkan di Sukabumi':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/bbn)