Ridwan Kamil Ogah Kepedean soal Pemimpin Nusantara

Wisma Putra - detikNews
Kamis, 20 Jan 2022 18:28 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Foto: Sui/detikcom)
Bangkalan -

Presiden Joko Widodo mengatakan kriteria kepala otorita ibu kota negara (IKN) bernama Nusantara adalah kepala daerah dan berlatar belakang arsitek. Sekedar informasi, Otorita IKN Nusantara merupakan lembaga setingkat kementerian yang beroperasi paling lambat akhir tahun 2022.

Kini nama-nama calon pucuk pimpinan Otorita mulai menghangat. Orang nomor satu di Indonesia ini menyebut beberapa kriteria meski tak gamblang disebutkan siapa sosok yang dimaksud.

"Paling tidak pernah memimpin daerah dan punya background arsitek," kata Jokowi saat bertemu dengan beberapa pemimpin redaksi media massa nasional di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/1).

Berkaitan dengan itu, tak banyak kepala daerah yang memiliki latar belakang arsitek. Beberapa nama yang memenuhi kriteria tersebut adalah Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Menanggapi hal itu, pria yang akrab disapa Kang Emil ini memilih tidak banyak berkomentar. Dirinya tidak mau berandai-andai. Namun, siapapun yang dipilih Presiden Joko Widodo, menurutnya harus bisa membangun IKN dengan seoptimal mungkin.

"Saya tidak mau berandai-andai. Belum pasti saya juga. Saya baru baca tadi malam, kriteria kepala daerah arsitek kan enggak hanya saya," kata Kang Emil dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Kamis (20/1/2022).

Kang Emil kembali menegaskan, jika ia enggan berandai-andai. "Tapi, siapa pun yang terpilih harus maksimal membangun ibu kota yang diputuskan pindah ke Kalimantan. Jadi saya tidak mau 'geer', tidak mau berandai-andai, takut salah," ujarnya.

Disinggung soal kesiapan nyapres, Kang Emil menyebut fokusnya saat ini masih menuntaskan janji politik sebagai Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023.

"Saya belum bisa menjawab, saya masih gubernur Jawa Barat. Saya belum bisa menjawab hal yang belum pasti. Saya tidak mau berandai-andai," ucap Emil menegaskan.

Sekedar diketahui, sebelum menjadi Wali Kota Bandung hingga Gubernur Jawa Barat, Kang Emil dikenal sebagai arsitek dan dosen di Institut Teknologi Bandung (ITB). Karyanya tersebar di dalam dan luar negeri, serta menerima seabreg penghargaan nasional dan internasional.

Dalam proses perancangan IKN, Ridwan Kamil juga terlibat dalam penjurian lomba desain IKN. Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) resmi disahkan menjadi undang-undang (UU) dalam rapat paripurna DPR RI, Selasa (18/1) lalu.

(wip/bbn)