Wapres Buka Opsi Relokasi Warga Penghuni 'Jalur Merah' Pandeglang

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Kamis, 20 Jan 2022 12:30 WIB
Wapres Maruf Amin di Pandeglang, Banten.
Wapres Ma'ruf Amin saat meninjau korban gempa di Munjul, Pandeglang, Banten. (Foto: Bahtiar Rifa'i/detikcom)
Pandeglang -

Wapres Ma'ruf Amin mengatakan pemerintah tengah membuka opsi pembahasan relokasi warga terdampak gempa Banten, khususnya di Pandeglang. Warga yang akan direlokasi ini berada atau menghuni tempat tinggal di jalur kategori merah.

"Pemerintah memang sedang memikirkan, karena daerah ini daerah 'jalur merah'. Sekarang sedang dipikirkan apakah sebaiknya dilakukan relokasi, supaya tidak terus-menerus terjadi," kata Ma'ruf saat meninjau korban gempa di Munjul, Pandeglang, Banten, Kamis (20/1/2022).

Warga mau direlokasi asal tidak terlalu jauh dengan lokasi tempat tinggal yang sekarang. Beberapa daerah di Pandeglang memang rawan dan menimbulkan keresahan jika ada bencana.

"Karena melihat sering terjadinya gempa dan menimbulkan korban yang terus-menerus dan suasana ketidaktenangan, ini yang sedang dipikirkan pemerintah, dipetakan. Ada usulan yang penyelesaiannya seperti itu. Seperti di Lumajang itu kemudian direlokasi ke tempat lebih baik, lebih tenang," ujar Ma'ruf.

Para korban gempa di Pandeglang, saat ini pemerintah tengah menginventarisasi dan investigasi khususnya rumah terdampak. Nanti pemerintah memberikan bantuan sesuai dengan tingkat kerusakan.

"Ini akan diinventarisir, diinvestigasi dan diberikan bantuan masing-masing sesuai kerusakan," katanya.

Kementerian Sosial dan BNPB diminta tetap berada di spot-spot lokasi korban untuk memberikan bantuan konsumsi ke warga. Selain itu, mereka didorong untuk segera menyelesaikan permasalahan, khususnya terkait dengan akses fasilitas kesehatan, pendidikan dan umum.

"Ibu menteri sosial, pak kepala BNPB terus berada di lapangan memantau keadaan, termasuk juga fasilitas-fasilitas umum kesehatan pendidikan yang bisa akan segera diperbaiki," tutur Ma'ruf.

(bri/bbn)