4 Tahanan Kabur di Bandung Barat Ditangkap, Polisi: Mereka Sembunyi di Hutan

Whisnu Pradana - detikNews
Rabu, 19 Jan 2022 13:10 WIB
Ilustrasi napi/tahanan kabur (Andhika-detik)
Foto: Ilustrasi napi/tahanan kabur (Andhika-detik)
Bandung -

Tim gabungan Satreskrim Polres Cimahi dan Polsek Cikalong Wetan akhirnya berhasil menangkap empat tahanan yang kabur dari Polsek Cikalong Wetan pada Rabu (12/1/2022).

Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan mengatakan empat tahanan yang kabur tersebut tersebut ditangkap pada waktu yang berbeda-beda.

Dua tahanan atas nama Agung dan Alimudin diamankan terlebih dahulu sehari setelah melarikan diri atau tepatnya pada Kamis (13/1/2022). Kemudian dua tahanan lain yang kabur atas nama Iding dan Endang alias Bemo bisa ditangkap juga pada Selasa (18/1/2022) kemarin.

"Jadi kurang lebih seminggu empat tahanan yang kabur diamankan semua. Tahanan kabur itu bersembunyi di hutan Cikalongwetan dan Cipeundeuy," ungkap Imron kepada wartawan di Mapolres Cimahi, Rabu (19/1/2022).

Imron mengatakan keempat tahanan itu melarikan diri melalui atap kamar mandi. Pihaknya saat ini masih mendalami terkait penggunaan alat yang digunakan saat mereka kabur.

"Untuk kaburnya melalui atap kamar mandi. Lewat atas dibuka, kemudian dengan cara mereka sendiri akhirnya melarikan diri. Intinya lewat atap kamar mandi, kalau untuk alatnya masih dalam pemeriksaan," ucap Imron.

Tahanan yang kabur tersebut merupakan para tersangka tindakan kriminal pencurian dengan pemberatan yakni pencurian besi dan baut rel kereta api.

"Untuk tahanan yang Selasa kemarin diamankan, itu tersangka terkait pencurian ternak dan mereka spesialis pencurian ternak," kata Imron.

Imron menyebut dua tahanan yang diamankan terlebih dahulu setelah kabur sudah dikirim ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). "Untuk 2 tahanan lagi Insya Allah besok atau Jumat akan kita kirim juga ke Lapas," tutur Imron.

Sebagai antisipasi agar kejadian serupa tak terulang lagi, ia memerintahkan anggotanya untuk melakukan pemeriksaan secara lebih rutin dan peningkatan kewaspadaan.

"Antisipasi kita rutin pengecekan sel polsek dan polres. Bilamana harus diperbaiki langsung diperbaiki. Kewaspadaan yang jaga harus lebih ditingkatkan, kemudian CCTV ditambah," pungkas Imron.

(yum/bbn)