ADVERTISEMENT

Ditipu Cucu Tiri dan Terancam Diusir dari Rumah, Nenek Ellen Banjir Dukungan

Whisnu Pradana - detikNews
Sabtu, 15 Jan 2022 17:30 WIB
Nenek Ellen Plaissaer Sjair
Nenek Ellen Plaissaer Sjair (Foto: Whisnu Pradana/detikcom)
Bandung -

Ellen Plaissaer Sjair (80) mendapatkan banyak dukungan dari berbagai pihak, agar bisa keluar dari masalah yang membuatnya terancam kehilangna rumah yang ditinggalinya.

Hal itu lantaran rumah dan lahan miliknya seluas 3.230 meter persegi di Jalan Jayagiri, Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dijual oleh cucu tirinya setelah tanda tangannya dipalsukan untuk kuasa penjualan.

Salah satu dukungan untuk Nenek Ellen mengalir deras dari mantan murid-muridnya kala ia masih mengajar di SMPK BPPK Bandung. Seperti pada Jumat (14/1/2022), puluhan alumni SMPK BPPK yang pernah menjadi muridnya datang ke rumah Ellen.

"Kami alumni SMPK BPPK, mendukung terus guru kami Ibu Ellen yang dulu membimbing kami saat sekolah, tidak pernah marah dan selalu tersenyum," kata Sri, salah seorang mantan murid Nenek Ellen kepada wartawan.

Dukungan yang dicurahkan untuk mantan guru mereka ternyata sudah dilakukan sejak Nenek Ellen menghadapi masalah pelik di usianya yang sudah senja.

"Saya dan adik-adik kelas sewaktu sekolah, selalu mendukung Ibu Ellen sejak awal kasus sampai sidang selalu hadir. Mereka semua menolong Ibu Ellen sampai detik ini," ujarnya.

Nenek Ellen sendiri amat bersyukur dengan dukungan dari mantan muridnya bahkan ada yang dari angkatan tahun 74. Hal itu dirasakannya sangat bermakna dan membuatnya lebih kuat menghadapi segala permasalahan.

"Kebetulan kan saya enggak punya anak, nah jadi mereka-mereka ini yang setia menemani saya. Kalau enggak ada mereka, saya sama siapa," kata Nenek Ellen sambil meneteskan air mata.

Kisah pilunya itu diharapkan bisa didengar oleh Presiden Joko Widodo, Gubernur Ridwan Kamil, dan Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan agar bisa membantunya dalam menyelesaikan kasus ini. Ia ingin merasakan ketenangan saat menghabiskan masa tuanya di rumah yang sudah ditempati sejak tahun 1991 tersebut.

"Saya mohon kepada Pak Presiden Jokowi, Gubernur Kang Emil, juga Bupati Bandung Barat tolonglah kasus ini supaya ibu tidak terusir dari rumah ini. Ibu enggak minta ganti rugi, cuma ingin rumah ini kembali jadi milik ibu," kata Ellen.

(yum/bbn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT