Terancam Diusir Gegara Ditipu Cucu, Ellen Minta Tolong Jokowi-Ridwan Kamil

ADVERTISEMENT

Terancam Diusir Gegara Ditipu Cucu, Ellen Minta Tolong Jokowi-Ridwan Kamil

Whisnu Pradana - detikNews
Sabtu, 15 Jan 2022 13:46 WIB
Nenek Ellen Plaissaer Sjair
Nenek Ellen Plaissaer SjairDescription (Foto: Whisnu Pradana/detikcom)
Bandung -

Ellen Plaissaer Sjair terancam harus angkat kaki dari rumah yang ditinggalinya di Jalan Jayagiri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Nenek berusia 80 tahun itu mengalami nasib pilu lantaran ditipu cucu tirinya.

Ellen berharap jeritannya bisa didengarkan Presiden Joko Widodo, Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan. Harapannya, agar kasus yang menjeratnya saat ini bisa selesai, dan ia kembali merasakan ketenangan menempati rumah peninggalan suaminya di masa senja.

"Saya mohon kepada Pak Presiden Jokowi, Gubernur Kang Emil, juga Bupati Bandung Barat tolonglah kasus ini supaya ibu tidak terusir dari rumah ini. Ibu enggak minta ganti rugi, cuma ingin rumah ini kembali jadi milik ibu," ujar Ellen saat ditemui detikcom di rumahnya, Jumat (14/1/2022).

Air mata nenek yang tinggal sebatang kara itu pun menetes tatkala menceritakan kejadian pahit yang sedang dialaminya. IW, cucu tiri Nenek Ellen melakukan pemalsuan tanda tangan kuasa penjualan rumah seluas 3.230 meter persegi yang masih ditinggalinya kepada tiga orang pembeli dengan nilai Rp 2,8 miliar pada tahun 2014 silam.

Dilihat dari denah lahan, rumah yang ditempati Nenek Ellen berada di bagian dalam lahan yang cukup luas. Rumahnya pun bersebelahan dengan rumah IW, sang cucu tiri yang kini bangunannya ditinggalkan terbengkalai.

"Awalnya itu BPKB kendaraan dulu yang hilang, terus uang yang jumlahnya juga lumayan besar, kemudian sertifikat rumah," ujar Nene Ellen saat ditemui di rumahnya, Jumat (14/1/2022).

Ia mengatakan, cucu tirinya itu berencana menjual tanah rumahnya setelah suaminya meninggal pada tahun 2012 lalu. Kekhawatiran pensiunan guru di SMP BPPK itu benar-benar terjadi pada tahun 2014 hingga akhirnya ia diminta mengosongkan rumah dan lahan miliknya tersebut.

"Akhirnya rumah ini sudah bukan rumah ibu lagi, tapi berganti jadi nama pembelinya. Padahal rumah ini dijual tanpa sepengetahuan saya, bahkan tandatangan saya dipalsukan," ujar Ellen.

Nenek Ellen bukannya tanpa upaya, ia telah melaporkan perbuatan cucu tirinya itu ke polisi. Upayanya membuahkan hasil, kala itu IW divonis dua tahun kurungan penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung pada 2017 karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana akta otentik.

"Perkara bergulir karena saat itu ada dua perkara yaitu pidana dan perdata. Nah untuk pidananya ibu menang, tapi kasus perdatanya kalah terus dari mulai pengadilan negeri hingga PK," kata Ellen.

Simak Video: Nenek Ellen Ditipu Cucu Sendiri, Ini Respons PN Bale Bandung

[Gambas:Video 20detik]




(yum/bbn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT