Akademisi Unpad-ITB Bersaing di Pilrektor Unsil Tasikmalaya

Faizal Amiruddin - detikNews
Kamis, 06 Jan 2022 14:46 WIB
Bakal calon rektor Unsil Tasikmalaya berfoto usai pengundian nonor urut
Bakal calon rektor Unsil Tasikmalaya berfoto usai pengundian nonor urut (Faizal Amiruddin)
Tasikmalaya -

Tujuh orang akademisi bakal bersaing dalam pemilihan Rektor Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya. Pemilihan nomor urut bakal calon pun telah dihelat oleh panitia di Gedung Rektorat Unsil, Kamis (6/1/2022).

Hasilnya adalah nomor urut 1 Prof Muradi, nomor 2 Dr Tommy Aprianto, nomor 3 Dr Supratman, nomor 4 dr Gumilar Mulya, nomor 5 Prof Nandang Alamsyah, nomor 6 dr Nundang Busaeri dan nomor 7 Prof Iis Marwan.

Bursa calon rektor Unsil ini dinilai cukup dinamis, setidaknya itu terlihat dari adanya 3 calon yang datang dari eksternal Unsil. Ketiga calon eksternal itu adalah Muradi yang notabene guru besar Unpad, kemudian Tommy Aprianto dari ITB dan Nandang Alamsyah dari Unpad.

Ketua Senat Unsil Deden Mulyana mengatakan pengundian nomor urut bakal calon adalah bagian tahapan pemilihan rektor. "Setelah ini ada masa sosialisasi yang dimulai dari tanggal 15 sampai 18 Januari 2022," kata Deden.

Pada tahapan itu bakal calon akan menyosialisasikan visi dan misinya untuk universitas negeri satu-satunya di Priangan Timur tersebut. "Kemudian tanggal 20 Januari 2022 akan dilaksanakan sidang senat tertutup," kata Deden.

Sidang senat ini akan memilih 3 dari 7 bakal calon ini untuk ditetapkan menjadi calon. "Sidang senat tentu akan mengedepankan musyawarah, meski pun jika tak tercapai mufakat akan dilakukan voting," kata Deden.

Anggota senat Unsil sendiri ada 25 orang, 3 diantaranya adalah bakal calon. Sehingga tinggal 22 suara anggota senat yang diperebutkan oleh 7 orang bakal calon rektor Unsil tersebut.

Lebih lanjut Deden mengatakan 7 orang bakal calon rektor Unsil ini merupakan sosok terbaik yang secara normatif dan administratif telah memenuhi syarat.

"Tentu mereka semua punya kapasitas dan kapabilitas. Mereka semua punya kapasitas untuk menjadi nakhoda Unsil ke depan. Namun proses pemilihan tentu akan memilih yang terbaik dari calon yang baik ini," kata Deden.

Terpisah bakal calon rektor Unsil nomor urut 1 Muradi mengaku optimistis akan kemajuan Unsil di masa yang akan datang. Kendati datang sebagai bakal calon eksternal, namun ia mengaku sudah melakukan pemetaan mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk memajukan Unsil.

"Banyak sekali program yang sudah saya siapkan, termasuk memotret problem yang ada. Unsil harus jauh lebih baik dan lebih maju," kata Muradi.

(yum/bbn)