Cegah COVID-19, Disdik Jabar Tiadakan Libur Semester Ganjil

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 13:30 WIB
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jabar Dedi Sopandi.
Foto: Kadisdik Jabar Dedi Supandi (Mukhlis Dinillah/detikcom).
Bandung -

Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar) meniadakan libur sekolah akhir semester ganjil. Kebijakan itu dituangkan dalam surat edaran Dinas Pendidikan nomor 15864/KS.02.04.01/Sekre perihal imbauan pencegahan dan penanggulangan COVID-19.

Kadisdik Jabar Dedi Supandi menyebut ada lima poin kebijakan yang dituangkan dalam surat edaran tersebut. Pertama, terkait ditiadakannya libur Natal pada 24 Desember 2021 mendatang. Kebijakan ini berlaku bagi sekolah di tingkat SMA/SMK sederajat sesuai kewenangan provinsi.

Kemudian, tidak ada cuti selama periode Natal dan Tahun Baru 2022, tepatnya dari 24 Desember 2021 hingga dengan 2 Januari 2022. Selama periode tersebut, Disdik Jabar menyerahkan sepenuhnya kepada satuan pendidikan masing-masing.

"Melaksanakan kegiatan penguatan pendidikan karakter atau kegiatan pengembangan potensi siswa lainnya dengan memperhatikan protokol kesehatan," kata Dedi, Rabu (1/12/2021).

Pembagian rapor yang semula akan dilakukan pada 23 Desember 2021 pada kalender pendidikan, diundur ke tanggal 10 Januari 2022. "Diundur ke tanggal 10 Januari 2022 atau bersamaan dengan hari pertama masuk sekolah semester genap tahun pelajaran 2021/2022," katanya.

Ia menyampaikan, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan yang dikeluarkan Pemerintah Pusat melalui Inmendagri nomor 62 tahun 2021. Terlebih pemerintah memberlakukan kembali PPKM Level 3 dari tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

"Adanya surat edaran ini, merupakan tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri," ujar Dedi.

(yum/mso)