Kejari Sukabumi Usut Dugaan Korupsi Penyertaan Modal Perumda ATE

Syahdan Alamsyah - detikNews
Jumat, 26 Nov 2021 22:10 WIB
Poster
Ilustrasi kasus korupsi (Ilustrator: Edi Wahyono/detikcom)
Kabupaten Sukabumi -

Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi mendatangi kantor Perusahaan Daerah Aneka Tambang dan Energi (Perumda ATE) Sukabumi. Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Sukabumi Aditia Sulaeman mengatakan kedatangan pihaknya itu untuk mengusut kasus dugaan korupsi penyertaan modal.

"Dugaan tindak pidana korupsi penyertaan modal pada tahun 2017. Intinya pemeriksaan ini mengumpulkan keterangan. Sifatnya masih pulbaket dan puldata, tapi dalam hal ini kita sudah mendapatkan beberapa poin yang akan kami laporkan kepada pimpinan," kata Aditia, Jumat (26/11/2021).

Ada empat orang yang dicecar pertanyaan oleh pihak kejaksaan. Mereka merupakan pejabat tinggi di perusahaan daerah tersebut. Empat orang yang dimintai keterangan itu antara lain Direktur Utama, PLT Dewan Pengawas, Bendahara dan tim auditor.

"Sudah ada empat orang yang kami periksa. Namun ketika ditanya apakah direktur utama sudah mengetahui aturan dalam menjalankan fungsinya, ia mengatakan tidak tahu," ujarnya.

"Jadi, yang kita periksa sekarang itu direksi baru. Direksi lama pun rencananya kita lakukan pemeriksaan juga," kata Aditia menambahkan.

Soal nilai kerugian atas dugaan korupsi tersebut, Aditia mengatakan pihaknya masih belum bisa menjelaskan rinci dari hasil pemeriksaan. "Kita belum tahu untuk jumlah kerugiannya dan belum mengerucut kepada tersangka juga," ujar Aditia.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Pelaksana Tugas Dewan Pengawas Perumda ATE Kabupaten Sukabumi Ahmad Heryadi menjelaskan jajaran direksi baru saat ini berupaya maksimal untuk mempersiapkan kinerja Perumda ATE agar lebih baik. "Kalau untuk masalah kasus atau permasalahannya, seperti sekarang yang diperiksa oleh kejaksaan. Nanti sama pak Kasi (Kasi Intel) saja bertanya," ucap Ahmad.

(sya/bbn)