4 Anggota Geng Motor di Kuningan Ditangkap Polisi Saat Pesta Sabu

Bima Bagaskara - detikNews
Selasa, 16 Nov 2021 12:24 WIB
Anggota geng motor di Kuningan ditangkap polisi.
Anggota geng motor di Kuningan ditangkap polisi (Foto: Istimewa).
Kuningan -

Satuan Reserse Narkoba Polres Kuningan menangkap 4 orang pemuda yang sedang berpesta sabu. Keempat pemuda tersebut diketahui merupakan anggota geng motor yang sering membuat resah warga Kuningan.

Kasat Narkoba Polres Kuningan AKP Otong Jubaedi mengatakan 4 anggota geng motor tersebut ditangkap di sebuah rumah kontrakan di wilayah Kecamatan Caracas, pada 10 November 2021 kemarin. Dari penangkapan itu, polisi menemukan barang bukti sabu-sabu seberat 0,49 gram.

"Kami menangkap 4 orang dari anggota geng motor yang sedang pesta sabu-sabu di salah satu kontrakan dengan barang bukti sabu-sabu 0,49 gram, itu sisa pakai mereka," kata Otong dalam keterangannya, Selasa (16/11/2021).

Otong menjelaskan penangkapan terhadap 4 anggota geng motor itu berawal dari informasi masyarakat yang resah melihat aktivitas para pemuda tersebut. Menurutnya, tidak kali ini saja para anggota geng motor itu berpesta sabu-sabu.

"Mereka sudah sering melakukan pesta sabu-sabu ini namun sebelumnya karena memang belum cukup bukti untuk menangkap, jadi kita baru bisa menangkap sekarang," ucapnya.

Adapun keempat anggota geng motor tersebut ialah H (33) warga Ciawigebang, S (32) warga Ciawigebang, S (23) warga Ciawi dan D warga Caracas.

Dari hasil pemeriksaan, kata Otong, keempat anggota geng motor itu mengaku membeli sabu-sabu dari seorang narapidana di Lapas Kuningan. Saat ini Satnarkoba Polres Kuningan masih terus mendalami informasi tersebut.

"Barangnya dari teman mereka yang ada di dalam Lapas Kuningan. Jadi barang (sabu) ini didapat dari Lapas Kuningan, inisial AG. Sudah 2-3 kali beli barang di AG ini. Kami masih melakukan pendalaman apakah memang betul barang itu dari dalam lapas," ujar Otong.

"Cara komunikasi dengan AG ini mereka pesan lewat HP, tiga hari kemudian barang dikirim oleh kurir diluar lapas. Jadi kalau barang memang dari luar, cuma pengendalinya dari dalam lapas," ucapnya menambahkan.

Akibat perbuatannya, 4 anggota geng motor tersebut dijerat Pasal 112 Jo Pasal 114 dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun atau maksimal 12 tahun penjara.

(mso/mso)