Soroti Stunting, Bulog Sebar 3.000 Paket Makanan di Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Jumat, 29 Okt 2021 17:00 WIB
Bulog Sebar Paket di Sukabumi
Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog Mokhamad Suyatmo menyerahkan bantuan. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi -

Bulog menebar ribuan paket bantuan berisi beras bernutrisi di Desa Kertajaya dan Cihaur, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Bantuan bertujuan menekan tingginya angka stunting di dua wilayah tersebut.

Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog Mokhamad Suyatmo mengatakan dipilihnya dua desa itu berdasar pada survei yang dilakukan pihaknya beberapa waktu lalu. Ada beberapa kasus stunting yang kemudian menjadi perhatian pihak Bulog.

"Kenapa di tempat ini? Karena tim kami sudah melakukan survei di beberapa lokasi, karena kita lihat di sini memang angka muncul di bawah garis merah, stunting masih cukup tinggi. Jadi paket ini tidak hanya kami sebar sekali, namun berkelanjutan selama tiga bulan," ucap Suyatmo, Jumat (29/10/2021).

Suyatmo mengatakan paket bantuan yang akan disebar sebanyak 3.000 paket berisi beras bernutrisi satu kilogram dan satu kaleng sarden. "Pemberian bantuan untuk tiga bulan, dengan sasaran 97 penerima manfaat, 73 di Desa Kertajaya dan 24 di Desa Cihaur. Beras yang kita berikan sendiri adalah produk beras fortivit karena ada tambahan gizinya," ujar Suyatmo.

Menurut Suyatmo, bantuan tersebut tidak hanya dilakukan Perum Bulog di satu titik saja. Namun di beberapa wilayah lainnya juga akan diberikan bantuan serupa.

"Di beberapa lokasi lain sedang kita survei, kita juga ada program-program lain di NTT kemudian di daerah Jawa Timur," ucap Suyatmo.

Selain pemberian bantuan, Perum Bulog juga juga menghadirkan sejumlah kegiatan sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan penyuluhan mengenai stunting bagi masyarakat sekitar. "Pertama adalah ada penyuluhan pemahaman terkait dengan pentingnya gizi, yang kedua kita buka pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat yang ketiga pemberian paket agar masyarakat semakin sehat," tutur Suyatmo.