Tambang Emas Liar di Sukabumi Makan Korban, 1 Orang Tewas Tertimbun

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kamis, 28 Okt 2021 13:14 WIB
The dead womans body. Focus on hand
Ilustrasi mayat (Foto: Thinkstock)
Sukabumi -

Tambang emas liar di Kabupaten Sukabumi lagi-lagi memakan korban. Dede Rukmana (52) tewas akibat tertimbun tanah di lahan PT Jaya Sindo Agung, Kampung Pasir Banban, Kecamatan Lengkong.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (27/10). PLH Camat Lengkong Usep Supelita mengatakan korban merupakan warga Kampung Pasir Bangban, Desa Tegallega.

"Iya, memang benar ada kejadian penambang emas yang tewas dalam galiannya. Sudah kita laporkan kepada pimpinan dan sekarang kita lagi rapat internal dulu sama Muspika Lengkong. Di area itu sering dilakukan penambangan emas secara ilegal. Penambang meyakini di area tersebut mengandung material emas," kata Usep, Kamis (28/10/2021).

Informasi diperoleh detikcom, peristiwa itu bermula saat korban bersama tiga temannya beraktivitas di lahan tambang yang masuk ke kawasan perkebunan PT Jaya Sindo Agung. Saat itu mereka bergantian menggali lubang.

Saat korban mendapat giliran, ia ditugasi menggali lubang di terowongan sedalam tiga meter. Saat itu tiba-tiba tanah dari dalam lubang ambruk dan menimpa korban. Melihat kejadian itu, kawan korban meminta tolong ke dua temannya yang berada di permukaan lubang.

"Upaya penyelamatan sempat dilakukan teman-teman korban. Karena banyaknya material tanah, korban tidak berhasil diselamatkan dari timbunan. Saat itulah korban berteriak minta tolong ke warga yang berada di sekitar lokasi kejadian," ucap Usep.

Beberapa jam kemudian korban bisa dievakuasi. Kondisinya saat itu dalam keadaan tidak sadar.

"Sempat dibawa ke Puskesmas Lengkong. Namun saat akan mendapatkan penanganan medis, korban diketahui sudah meninggal," ujar Usep.

(sya/bbn)