Hari Santri

Melihat Serunya Santri di Kuningan Bermain Sepak Bola Pakai Durian

Bima Bagaskara - detikNews
Minggu, 24 Okt 2021 14:22 WIB
Santri di Kuningan bermain sepak bola durian.
Foto: Santri di Kuningan bermain sepak bola durian (Bima Bagaskara/detikcom).
Kuningan -

Banyak cara dilakukan dalam menyambut hari santri yang jatuh pada Jumat (22/10/2021) kemarin. Di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, para santri memperingati hari santri dengan mengadakan pertandingan sepak bola durian.

Pertandingan yang digelar di Lapangan sepak bola Winduhaji, Kuningan ini dilaksanakan pada Minggu (24/10/2021). Suasana menegangkan sekaligus unik terlihat dalam pertandingan yang diadakan oleh Pagar Nusa Kabupaten Kuningan.

Sekilas tidak ada yang berbeda dari pertandingan sepak bola pada umumnya, namun sepak bola yang diikuti oleh santri dari berbagai wilayah di Kuningan ini tidak menggunakan bola yang biasa digunakan, melainkan menggunakan buah durian.

Panitia sengaja menyiapkan buah durian sebagai pengganti bola untuk menguji keberanian para pemain sekaligus menghibur penonton. Para pemain pun tampak antusias mengikuti pertandingan.

Lutfi (21) misalnya, salah seorang santri yang ikut dalam pertandingan sepak bola durian mengungkapkan meski merasa sakit saat menendang buah durian namun ia tetap bersemangat ikut dalam pertandingan.

"Rasanya lumayan sakit, tapi tidak mengurangi semangat buat bermain," ucap Lutfi saat diwawancarai detikcom di lokasi.

Meski kakinya harus mengalami luka akibat terkena buah durian, namun Lutfi mengaku senang bisa mencoba pengalaman baru ini. Menurutnya bermain bola menggunakan buah durian baru pertama kali ia lakukan.

"Belum pernah coba sebelumnya, ini juga enggak ada persiapan apapun," kata Lutfi.

Tidak hanya santri laki-laki, santri perempuan juga ikut bermain sepak bola durian. Mereka sama sekali tidak takut ketika harus menendang buah durian dengan duri-duri tajam yang masih utuh.

Dipilihnya buah durian untuk menggantikan bola bukan tanpa tujuan. Pagar Nusa yang merupakan federasi pencak silat Nahdlatul Ulama memiliki maksud tersendiri kenapa para santri diajak bermain sepak bola durian.

"Ini merupakan salah satu tradisi Pagar Nusa. Kenapa harus buah durian, jadi durian itu kan tajam jadi santri harus berusaha mempertajam ilmu tidak hanya ilmu agama namun juga ilmu kanuragan," kata Ketua Panitia Hari Santri Pagar Nusa Kuningan Wibawa Gumbira.

Wibawa mengungkapkan tidak ada persiapan khusus untuk menggelar pertandingan sepak bola durian. Karena kata dia, para santri sudah terbiasa mengikuti olahraga seperti sepak bola api.

"Persiapan khusus tidak ada, karena kita rutin di pesantren selain mengaji kita juga melaksanakan olahraga salah satunya adalah sepakbola api. Tapi karena sekarang siang jadi sepak bola durian," ujarnya.

Simak juga 'Ini Mobil Listrik Buatan Santri SMK Balekambang Jepara':

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)