Ragam Kisah Warga Jabar yang Menderita Gegara Teror Pinjol Ilegal

Yudha Maulana - detikNews
Sabtu, 23 Okt 2021 12:28 WIB
Pinjam Online Abal-abal
Ilustrasi pinjol ilegal (Fauzan Kamil/Infografis detikcom)

Keluarga Kena Teror hingga Jatuh Sakit

TM (39), warga Bandung korban pinjol ilegal Sleman berbicara soal pengalamannya diteror debt collector online. TM bahkan pernah difitnah sebagai bandar narkoba saat diteror.

Menggunakan kursi roda, TM datang bersama kuasa hukumnya Heri Wijaya ke Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (21/10). Dia menceritakan dampak yang dia alami akibat diteror pinjol ilegal.

"Efek dari kejadian ini secara fisik, psikis dan mental benar-benar jatuh sampai masuk RS. Semua terjadi karena teror dan makian dari pelaku," ucap TM.

Suaranya bergetar saat menceritakan pengalaman pahitnya itu. Tekanan terbesar baginya justru muncul saat pelaku meneror juga keluarga dan rekan-rekannya.

"Ini otomatis mental saya jatuh. Karena menyebarkan foto diri saya, cacian dan makian ke keluarga besar dan ke rekan-rekan," kata dia.

TM juga menceritakan awal mulanya terjerat pinjol ilegal ini. Awalnya, dia memang meminjam pada satu aplikasi namun hal itu menjadi petaka saat sudah lunas, uang kembali masuk dan menjadi pinjaman padahal tak ada persetujuan dari TM.

Singkat cerita TM ada kesulitan membayar. Namun, satu hari usai jatuh tempo, dia membayar tapi mulai mendapatkan teror.

"Bentuk ancamannya ini berupa chat yang isinya kurang lebih saya dibilang bandar narkoba, maling uang perusahaan, DPO polisi bahkan sampai dikata-katai binatang," tutur dia.

TM akhirnya melaporkan kasus itu ke polisi. Penyidik Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus yang dipimpin Kasubdit Kompol A Prasetya bergerak dan membongkar perusahaan itu.