Waspada Cuaca Ekstrem, Bima Arya: Jangan Berteduh di Bawah Pohon!

M. Sholihin - detikNews
Rabu, 20 Okt 2021 16:43 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya
Wali Kota Bogor Bima Arya (Foto: M Sholihin/detikcom)
Bogor -

Wali Kota Bogor Bima Arya meminta semua jajarannya untuk waspada dan bersiaga mengantisipasi bencana akibat cuaca ekstrem yang melanda Kota Bogor sejak beberapa hari terakhir.

"Para camat, lurah, BPBD, frekuensi curah hujan semakin tinggi, semuanya waspada. Saya minta aparat wilayah untuk atensi titik-titik rawan banjir, kegiatan normalisasi, drainase, saluran air tolong digiatkan," kata Bima, Rabu (20/10/2021).

Dia meminta kepada Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) untuk melakukan antisipasi pohon tumbang dengan melakukan perawatan dan pemangkasan. "Kepada warga, diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah ketika cuaca ekstrem, hujan ekstrem, apalagi disertai angin kencang. Jangan berteduh di bawah pohon besar," ucap Bima menegaskan.

BPBD Kota Bogor mencatat ada 11 bencana banjir hingga pohon tumbang dalam sehari pada Selasa (19/10). Bencana terjadi saat Kota Bogor dilanda hujan deras sepanjang hari.

"Total ada 11 kejadian pada Selasa, mulai dari banjir lintasan, atap rumah ambruk, longsor, dan pohon tumbang. Tidak ada korban jiwa. Asesmen dilakukan petugas yang menyebar ke setiap titik bencana," kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bogor Theo kepada detikcom, Rabu (20/10/2021).

Dalam catatan BPBD Kota Bogor, ada 2 titik bencana longsor yang terjadi di Kelurahan Kecana, Kecamatan Tanah Sareal. Bencana atap rumah ambruk juga terjadi di Kelurahan Kayu Manis dan Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat.

Selain itu, pada hari yang sama, banjir lintasan juga terjadi di Kelurahan Kencana, Kelurahan Cibadak dan Kelurahan Kayu Manis Kecamatan Tanahsareal. Sebanyak 55 rumah sempat terendam akibat banjir lintasan tersebut dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter.

Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Selasa (19/10) itu mengakibatkan bencana pohon tumbang di empat titik. Di antaranya 1 titik di Kelurahan Kayu Manis, Kecamatan Tanahsareal, 2 titik di Kecamatan Bogor Utara dan 1 titik di Kecamatan Bogor Selatan.

"Melihat kondisi cuaca ekstrim di Kota Bogor, kami menghimbau warga untuk selalu waspada, tapi tetap tenang. Laporkan kepada kami setiap kejadian sekecil apa pun, supaya bisa meminimalisir dampaknya," kata Theo menegaskan.

Lihat juga video 'Potensi Hujan Lebat Merata di Wilayah Indonesia':

[Gambas:Video 20detik]



(bbn/bbn)