Gelisah Petani Gegara Bandar Beli Murah Stroberi

Muhammad Iqbal - detikNews
Rabu, 20 Okt 2021 07:53 WIB
Petani Stroberi di Ciwidey Bandung
Stroberi (Foto: Muhammad Iqbal/detikcom)

Selain harga bandar, jumlah stroberi yang dipanen pun terus menurun saat memasuki musim hujan. Kini, stroberi miliknya hanya dapat memproduksi 75 persen dari panen pada musim hujan.

"Kalau kemarau bisa sampai 75 kilo. Sekarang menurun jauh, cuma 55 kilo," ujarnya.

Petani Stroberi di Ciwidey BandungPetani stroberi di Ciwidey, Kabupaten Bandung. (Foto: Muhammad Iqbal/detikcom)

Pergantian musim yang cukup ekstrem ini menyebabkan media tanam stroberi terus basah. Akibatnya, banyak stroberi membusuk sebelum dipanen.

"Ya begitu lah, setahun pasti ada saja musibahnya," kata Warmah.

Menurunnya, harga jual ke bandar yang membeli murah merupakan rentetan musibah yang dialami petani di masa pandemi COVID-19. Bahkan, menurut dia, banyak petani yang membuang stroberi karena minimnya permintaan.

"Waktu awal PPKM semua ditutup. Restoran dan tempat wisata juga waktu itu ditutup. Jadinya wisatawan juga nggak ada," ucap Warmah.


(bbn/bbn)