Kota Bandung Level 2, Pemkot Antisipasi Gelombang Tiga

Wisma Putra - detikNews
Selasa, 19 Okt 2021 17:09 WIB
Poster
Ilustrasi (Ilustrator: Edi Wahyono/detikcom)
Bandung -

Kota Bandung saat ini PPKM Level 2. Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Rosye Arosdiani mengatakan kasus COVID-19 di Kota Bandung terus menurun.

"Kondisi membaik," ucap Rosye di Balai Kota Bandung, Selasa (19/10/2021).

Dari informasi yang ditayangkan terakhir di laman Pusat Informasi COVID-19 (Pusicov) Kota Bandung, kasus positif aktif mencapai 93 kasus atau berkurang 7 kasus dari sehari sebelumnya, sembuh 41.047 bertambah 11 orang dari sehari sebelumnya, dan jumlah meninggal dunia masih 1.422 orang.

Rosye mengungkapkan pihaknya meminta agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan yang sangat ketat, sebab dikhawatirkan terjadi gelombang tiga berkaitan COVID-19. "Kita harus mempersiapkan diri dan memantau kemungkinan ke depan apakah ada lonjakan kita tidak tahu," tuturnya.

"Bahkan beberapa media dan tempat (negara) disampaikan bakal ada lonjakan entah seperti apa, kita berharap Kota Bandung tetap menjaga, karena pandemi bisa diselesaikan dengan memperhatikan 5M dan 3T," kata Rosye menambahkan.

Rosye berujar bed occupancy rate (BOR) 6,52 persen atau 1.059 tempat tidur di 30 rumah sakit yang terisi hanya 59 tempat tidur. Meski sudah melandai, rumah sakit tetap siap jika terjadi lonjakan kasus.

"Semoga tidak terjadi," ucapnya.

Sementara itu, untuk pemeriksaan laboratorium swab Antigen dan PCR setiap harinya mencapai 4-5 ribu. Positivity rate 0,14 persen atau di bawah standar WHO.

"Kita percaya diri kondisi COVID-19 di Kota Bandung terkendali," ujar Rosye.

Sementara itu, untuk vaksinasi COVID-19 di Kota Bandung dosis 1 sudah mencapai 1.776.496 atau 90.49 persen, dosis 2 sudah mencapai 1.336.123 atau 68.44 persen dan dosis 3 bagi tenaga kesehatan 23.821 atau 1.22 persen.

(wip/bbn)