Round-Up

Keterlibatan Preman-Anggota DPRD di Balik Bentrok Maut Petani Tebu

Sudirman Wamad - detikNews
Rabu, 06 Okt 2021 08:27 WIB
Dua petani tebu tewas dibacok saat bentrokan di Indramayu
Lokasi bentrok maut di Indramayu (Foto: tangkapan layar video)
Indramayu -

Bentrokan yang terjadi di perbatasan antara Kabupaten Indramayu dan Majalengka, mengakibatkan tewasnya dua petani tebu. Polres Indramayu mengamankan puluhan orang yang diduga terlibat.

Polisi masih memeriksa dan mengejar sejumlah orang yang diduga terlibat. Dari hasil pemeriksaan, bentrok maut itu dipicu adanya provokasi dari preman. Kapolres Indramayu AKBP M Lukman Syarif menyebutkan adanya dugaan keterlibatan organisasi masyarakat (Ormas), yakni Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Selatan (F-Kamis) dalam kejadian itu.

Lukman menyebutkan F-Kamis merupakan kelompok petani yang saat ini masih enggan bermitra dengan PG Jatitujuh terkait garapan lahan tebu. Lukman mengaku sebelumnya pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya memediasi F-Kamis tentang kemitraan. Kelompok ini menolak sistem kemitraan untuk menggarap tebu.

"Ada segerombolan preman yang ingin menguasai lahan, dan dia mengintimidasi para petani. Ada provokasi dari segelintir orang. Ya melakukan tindak pidana dengan senjata tajam (sajam) dan melukai petani yang menggarap lahan tebu," kata Lukman dalam keterangan yang diterima, Selasa (5/10/2021).

Lukman mengatakan petani yang terlibat bentrok sejatinya tak tahu-menahu. Para petani ini diduga dihasut untuk bertindak arogan. Dua kelompok petani yakni yang belum bermitra dengan PG Jatitujuh, dan sudah bermitra akhirnya bentrok.

"Petani yang ikut ini (bentrok) sebenarnya tidak tahu apa-apa. Mereka baik semua. Karena diprovokasi, diajak dan diintimidasi akhirnya ikutan," kata Lukman.

Kepolisian langsung bergerak mengamankan puluhan orang yang diduga terlibat. Totalnya sebanyak 27 orang diamankan, salah satunya ke Ketua F-Kamis. Polisi masih memburu sejumlah orang yang diduga terlibat.

"Saat ini 27 orang yang diamankan. Kita masih lakukan pengejaran terhadap orang yang diduga terlibat," kata Lukman.

Pihak kepolisian bersama TNI masih bersiaga dan patroli di wilayah konflik. Selain itu, petugas juga menggandeng tokoh agama dan masyarakat untuk meredam konflik yang terjadi antarpetani.

"Pemeriksaan masih maraton. Betul kita mengamankan Ketua F-Kamis," kataLukman.

Simak Video: Bentrok di Indramayu! Petani Tebu Diserang Sekelompok Orang, 2 Tewas

[Gambas:Video 20detik]