2 Petani Tewas Dibacok, Polres Indramayu Masih Buru Sejumlah Orang

Sudirman Wamad - detikNews
Selasa, 05 Okt 2021 18:11 WIB
ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi (Foto: dok.detikcom)
Indramayu -

Polisi mengamankan 27 orang yang diduga terlibat bentrokan antarpetani tebu di perbatasan Kabupaten Indramayu dan Majalengka, Jawa Barat. Polres Indramayu saat ini masih memburu orang-orang yang diduga terlibat bentrokan.

"Saat ini 27 orang yang diamankan. Kita masih lakukan pengejaran terhadap orang yang diduga terlibat," kata Kapolres Indramayu AKBP M Lukman Syarif saat dihubungi detikcom, Selasa (5/10/2021).

Lukman menegaskan pihaknya saat ini melaksanakan patroli besar-besaran di wilayah konflik. Selain patroli, menurut dia, pihaknya juga menggalang kekuatan bersama tokoh agama dan masyarakat untuk tetap menjaga situasi kondusif.

Sebelumnya, puluhan orang diamankan usai bentrokan di Indramayu yang mengakibatkan dua petani tebu tewas. Polisi tengah menyelidiki kasus tersebut.

"Polres Indramayu sudah mengamankan 20 orang untuk dilakukan pemeriksaan," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (5/10/2021).

Dua petani tebu asal Majalengka tewas mengenaskan. Korban diserang dan dibacok sekelompok orang bersenjata tajam di lahan tebu milik PG Jatitujuh, Indramayu, Jawa Barat.

Lokasi kejadian ini berlokasi di perbatasan Majalengka-Indramayu atau tepatnya di Desa Kerticala, Kecamatan Tukdana, Indramayu, Senin (4/10). Dua warga Majalengka yang tewas bernama Suhenda dan Yayan.

(bbn/bbn)