Cianjur Targetkan 1,9 Juta Orang Divaksinasi, Bagaimana Realisasinya?

Ismet Selamet - detikNews
Rabu, 29 Sep 2021 16:32 WIB
Sejumlah pedagang di Bandung menjalani vaksinasi COVID-19 hari ini. Vaksinasi COVID-19 dilaksanakan di mal dan toko swalayan di Kota Bandung.
Ilustrasi vaksinasi (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Cianjur -

Capaian vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, baru menyentuh angka 20,96 persen. Pemkab Cianjur meminta pemerintah pusat menambah stok vaksin untuk mempercepat vaksinasi.

Berdasarkan data yang dihimpun detikcom, sejak dimasukkannya capaian vaksinasi dalam indikator penilaian PPKM Level pada 14 September, Cianjur hanya mampu menaikkan capaian sebesar 4 persen. Sebelumnya, capaian vaksinasi COVID-19 Cianjur tercatat mencapai 16,15 persen atau baru sekitar 309.611 orang dari target sebanyak 1,9 juta orang.

Sedangkan data dilansir vaksin.kemenkes.go.id, Rabu (29/9/2021), capaian vaksinasi Cianjur mencapai 20,96 persen atau sekitar 401.960 orang. "Dalam dua pekan ini Cianjur hanya bisa menaikkan capaian vaksin hingga 20 persen dari target 1,9 juta sasaran," ujar Bupati Cianjur Herman Suherman, Rabu (29/9/2021).

Herman mengatakan dengan jumlah target tersebut akan sulit untuk bisa tercapai dalam waktu singkat, apalagi pasokan vaksin dari pusat yang terbatas. "Kalau daerah lain bisa cepat karena harganya sedikit dengan pasokan vaksin yang banyak, sedangkan kita targetnya banyak tapi stok dari pusat sedikit. Bisa mengejar empat persen dalam dua pekan juga sudah bagus," kata Herman.

Dia mendorong pemerintah pusat menambah stok vaksin untuk Cianjur, sehingga capaian vaksinasi bisa lebih tinggi. Sehingga herd immunity bisa segera terbentuk.

"Kita mampu untuk lebih cepat mengejar target vaksinasi, selama stok ditambah. Makanya diharapkan ada penambahan stok dari pusat, sehingga persentase tinggi dan herd immunity bisa terbentuk," kata Herman.

(bbn/bbn)