Menelisik Jejak Relawan Anies-Ridwan Kamil di Dunia Maya Menuju Pilpres 2024

Yudha Maulana - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 10:36 WIB
Anies dan RK saat sarapan bersama (Foto: Istimewa)
Foto: Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat sarapan bersama di Sumedang beberapa waktu lalu (Foto: Istimewa)

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Firman Manan mengatakan menggerakan relawan di tataran akar rumput menjadi hal mutlak dilakukan saat ini bila memang seorang tokoh berkehendak melenggang ke arena Pilpres 2024.

"Sebetulnya siapapun ya, tidak hanya Pak Ridwan Kamil atau Pak Anies dan Pak Ganjar, tetapi siapa pun yang kemudian berniat atau berpotensi maju ke Pilpres 2024 tentu dari sekarang harus melakukan konsolidasi dan sosialisasi," ujar Firman.

Menurutnya tokoh yang hendak maju tersebut tentunya harus berkomunikasi dengan partai-partai selain memobilisasi relawan. Walau begitu, cara meraih awareness atau dukungan secara terang-terangan, dikatakan Firman berpeluang kontra produktif di masa pandemi COVID-19.

"Ini kan masih pandemi tapi sudah memikirkan 2024, kalau buat saya sih deklarasi itu tidak terlalu penting, justru bagaimana memobilisasi relawan di akar rumput secara konkrit. Deklarasi itu belum tentu memberikan insentif kalau modelnya deklarasi," katanya.

Firman mengatakan, semua daerah tengah guncang dengan pandemi COVID-19, sehingga bila secara terang-terangan menunjukkan syahwat ke Pilpres 2024 hasilnya malah memberikan sentimen negatif.

"Kalau menurut saya sih lebih efektif untuk kemudian bergerak di akar rumput, tanpa harus mendeklarasikan diri. Justru itu yang jauh lebih efektif, memang ada waktunya muncul ke publik, untuk posisi tawar dengan partai, deklarasi itu untuk membangun awareness publik, selain potensial juga untuk mendapat dukungan di akar rumput, tapi kalau sekarang saya belum melihat urgensinya deklarasi seperti itu," ujar Firman.


(yum/mso)