Polisi Buru Geng Motor yang Bacok Mati Pemuda Cianjur

Ismet Selamet - detikNews
Kamis, 09 Sep 2021 18:39 WIB
Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan
Foto: Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan (Ismet Selamet/detikcom).
Cianjur -

Polres Cianjur memburu pelaku pembacokan yang mengakibatkan seorang pemuda tewas dan seorang korban lainnya luka parah. Diduga pelaku merupakan anggota geng motor.

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus tindak kekerasan yang mengakibatkan dan orang terluka parah, bahkan salah satunya meninggal dunia.

Dony mengaku sudah mendapatkan video CCTV dan akan mengidentifikasi identitas para pelaku. "Kita masih lakukan penyelidikan, kita akan cek dari CCTV untuk mendapatkan identitas para pelaku," kata dia saat dihubungi melalui telepon seluler, Kamis (9/9/2021).

Menurutnya para pelaku diduga merupakan anggota geng motor. Sebab, dari rekaman CCTV terlihat salah seorang pelaku menggunakan atribut geng motor.

"Untuk pastinya apakah pelaku geng motor atau bukan nanti setelah para pelaku ditangkap," ucap dia.

"Kami akan berusaha agar pelaku secepatnya ditangkap," ujar dia menambahkan.

Diberitakan sebelumnya, dua orang pemuda asal Kampung Mekarjaya, Desa Jati, Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur, terluka parah setelah diduga dibacok kelompok bermotor. Bahkan satu di antaranya tewas akibat luka serius di bagian perut.

Insiden pembacokan pada korban yang bernama Saeful (22) dan Juliana (21) itu berawal ketika keduanya sedang berada di pos jaga di lingkungan rumahnya, Rabu (8/9/2021) dini hari.

Tiba-tiba keduanya mendengar ada keributan di luar. Kemudian keduanya memutuskan mengecek keluar untuk memastikan situasi.

Namun saat keduanya keluar, tiba-tiba seorang pelaku langsung menghampiri korban dan menyerang dengan membabi-buta. Akibatnya, kedua korban mengalami luka parah pada sejumlah bagian tubuhnya dan harus mendapatkan penanganan medis intensif di RSUD Sayang Cianjur.

"Saya kebetulan ada di dekat lokasi, melihat kedua korban mengalami luka parah. Saya langsung minta bantuan warga untuk membawa korban ke rumah sakit," ucap Andi, salah seorang keluarga korban.

Sayangnya akibat luka parah di bagian perut, korban bernama Saeful meninggal dunia usai beberapa jam menjalani perawatan intensif. Sementara, Juliana mengalami luka pada jari tangan kanan putus dan bagian betis kaki sobek yang cukup parah.

(mso/mso)