ADVERTISEMENT

Tak Bisa Tidur Sejak 2014, Ibu Bandung Barat Habiskan Malam dengan Dzikir

Whisnu Pradana - detikNews
Kamis, 02 Sep 2021 13:16 WIB
Cucu, warga Bandung Barat mengaku tak bisa tidur sejak 2014 lalu.
Ibu di Bandung Barat tak tidur selama 7 tahun (Foto: Whisnu Pradana)
Bandung Barat -

Seorang Warga Kampung Warung Jati, RT 02/10, Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencuri perhatian lantaran mengaku tak bisa tidur seperti orang pada umumnya selama bertahun-tahun.

Cucu, wanita berusia 45 tahun itu mengaku sejak 2014 ia mulai kehilangan rasa kantuk hingga akhirnya tak lagi bisa tidur. Bahkan Cucu sudah mengonsumsi obat dari rumah sakit di daerah Cikalongwetan demi membantunya bisa tidur.

Awalnya memang ada khasiatnya, namun lama kelamaan Cucu memutuskan tak lagi mengonsumsi obat tersebut lantaran tak merasakan khasiatnya. Ditambah ia juga menyebut malah merasa ketergantungan akan obat tersebut.

Kondisi yang dialaminya membuat Cucu menjadi lebih sensitif. Ia kerap menangis meratapi nasibnya yang mengalami perubahan drastis. Hal itu juga membuatnya terbatas dalam menjalani kesehariannya.

"Sedih, setiap malam suka nangis kalau lagi ingat kondisi saya seperti ini. Enggak nyangka bakal jadi begini," ungkap Cucu kepada detikcom, Kamis (2/9/2021).

Tak banyak yang bisa dilakukannya. Cucu hanya bisa merenung kendati ia berusaha keras memejamkan mata agar bisa terlelap. Namun semuanya sirna lantaran ia lebih sering merasa cemas dan gelisah.

"Enggak tahu juga apa yang dipikirkan, tapi yang jelas saya gelisah kalau tidur. Ya paling saya dzikir sambil baca-baca doa biar tenang setiap malam. Padahal sebelum seperti ini, dulu masih bisa jalan-jalan ke rumah saudara dan tetangga meskipun enggak bisa tidur," jelas Cucu.

Kesaksian serupa diutarakan sang anak, Fani Fadilah. Setiap malam, di kala ia dan anggota keluarganya yang lain terlelap tidur, sang ibu hanya bisa bergerak-gerak dengan mata terjaga sepanjang hari. Selama bertahun-tahun ia menyaksikan hal memilukan tersebut.

"Setiap malam saya lihat ibu melek terus, badannya gerak-gerak. Suka sedih soalnya saya sama kakak dan saudara bisa tidur tapi ibu cuma bisa melek," terang Fani.

Ia berharap sang ibu bisa sembuh dan penderitaannya tak bisa tidur selama bertahun-tahun bisa sembuh. "Inginnya seperti dulu lagi, bisa normal. Kasihan kalau begini terus, badan ibu juga jadi kurus soalnya enggak tidur-tidur," jelas Fani.

Lihat juga Video: Takut Jarum Suntik-Kurang Tidur, Peserta Vaksinasi di Purwakarta Pingsan

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT