Polisi Razia Pemotor-Sopir Angkot di Bogor yang Belum Vaksinasi

M. Sholihin - detikNews
Rabu, 28 Jul 2021 15:19 WIB
Razia Vaksinasi di Bogor
Pemotor diberhentikan polisi di Bogor. Razia ini menyasar warga yang belum vaksinasi. (Foto: M. Sholihin/detikcom)
Bogor -

Polisi menggelar razia pemotor dan sopir angkot yang belum disuntik vaksin di Jalan Raya Pemuda, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor, Rabu (28/7/2021) siang.

Polisi memasang traffic cone di tengah jalan raya untuk memisahkan pengendara mobil dan motor. Setiap pengendara ditanyai dan ditawari untuk mengikuti vaksin gratis di Gedung DPRD Kota Bogor. Bukan hanya pemotor, sasaran razia ini berlalu kepada sopir angkot.

"Sudah vaksin belum, kalau belum mau nggak vaksin gratis. Sekarang bisa, langsung saja," kata Kapolresta Bogor Kombes Susatyo Purnomo Condro didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Sejumlah pengendara menolak mengikuti vaksinasi dengan berbagai alasan. Ada yang mengaku sudah divaksinasi dan tidak enak badan.

"Sudah daftar pak, ikut di kelurahan saja, besok," kata seorang pengendara ketika ditanyai polisi.

Mereka yang bersedia mengikuti vaksin, langsung diarahkan ke area parkir di basemen gedung DPRD Kota Bogor. Mereka langsung dilayani polisi di bagian pendaftaran. Selanjutnya, mereka mengikuti tahapan vaksinasi mulai dari skrining hingga penyuntikan.

Razia Vaksinasi di BogorSopir angkot di Bogor yang belum divaksinasi diberhentikan polisi. (Foto: M. Sholihin/detikcom)

Maulana Hasan, sopir angkot 08 jurusan Pasar Anyar-Bojonggede, mengaku tidak terganggu dengan program vaksinasi dengan cara razia di jalanan. Ia mengaku sempat mendaftar di kelurahan melalui ketua RW tempat tinggalnya, namun belum mendapat giliran.

"Kalau saya tidak terganggu, kebetulan tadi ada penumpang juga cuma satu, terus pindah ke angkot lain. Saya memang pengen divaksin," kata Maulana.

"Mending dadakan gini, jadi nggak perlu antri lama saya. Beres suntik, tunggu sebentar, terus bisa langsung narik angkot lagi," ujar Maulana.

Kapolresta Bogor Kombes Susatyo menjelaskan razia ini merupakan salah satu cara untuk membantu pemerintah mencapai target vaksinasi. "Kita punya target hari ini 500 orang, kita lakukan razia di depan kantor DPRD di Jalan Pemuda ini. Sasarannya pemotor dan sopir angkot, juga penumpang angkot. Sehingga mereka yang bersedia divaksinasi, bisa langsung ikut vaksin di sini, di kantor DPRD Kota Bogor," tuturnya.

"Kita lakukan ini sebagai bentuk dukungan Polri kepada Pemkot Bogor agar vaksinasi dapat terus dilaksanakan dan bertambah," ucap Susatyo menambahkan.

(bbn/bbn)