Baliho Promo Ramen Kecuali Presiden Bikin Heboh, Pemilik Warung Minta Maaf

ADVERTISEMENT

Baliho Promo Ramen Kecuali Presiden Bikin Heboh, Pemilik Warung Minta Maaf

Hakim Ghani - detikNews
Selasa, 27 Jul 2021 16:31 WIB
Baliho promo warung ramen kecuali presiden di Garut dicopot
Foto: Baliho promo warung ramen kecuaIi presiden dicopot (stimewa)
Garut -

Pemilik warung ramen di Garut yang memasang baliho buy 1 get kecuali presiden meminta maaf. Permintaan maaf dibuat karena pesan dari baliho itu dianggap tidak tersampaikan dengan baik dan bikin heboh.

"Saya selaku pemilik meminta maaf terkait baliho itu. Karena terjadi misinformasi dan banyak media sosial yang melebih-lebihkan makna dari baliho," kata Rizka saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (27/7/2021).

Seperti diberitakan sebelumnya, warung ramen Ranjang 69 yang berlokasi di Jalan Cimanuk, Tarogong Kidul membuat heboh lewat baliho promosi mereka. Di dalam baliho itu, berisikan pesan promosi beli satu gratis satu bagi pengunjung.

Yang membuat heboh adalah promosi tersebut tidak berlaku bagi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Dalam baliho itu juga terpampang foto Presiden Jokowi.

"Merdeka! Promo PPKM buy 1 get 1 free ramen. Kecuali Presiden," demikian bunyi pesan dalam baligo tersebut.

Rizka mengatakan, maksud dari pembuatan baliho itu murni untuk promosi warungnya yang kembali buka setelah PPKM. Rizka memastikan tidak ada niatan untuk melakukan provokasi dan mengkritik kebijakan pemerintah.

"Sebetulnya ini bentuk promosi. Setelah PPKM, mungkin ini lebih ke promosi. Konteknya hanya sekedar promosi agar orang-orang mulai datang lagi. Menarik pelanggan," kata Rizka.

Baliho promo warung ramen ini menjadi perbincangan setelah viral di media sosial. Rizka mengatakan, saat ini banyak akun media sosial yang melebih-lebihkan pesan yang ingin disampaikan pihaknya.

"Kalau pun konteksnya kecuali presiden, sebetulnya tidak ada konteks memprovokasi ke pemerintah. Kalau saya sih orangnya kooperatif, mendukung kebijakan pemerintah," katanya.

"Jadi sebetulnya konteks sebenarnya itu kenapa kecuali presiden, karena kalau presiden datang ke tempat ini, ya masak kita kasih buy one get one, ya pasti kita kasih gratis. Masak presiden disuruh beli," ucap Rizka menambahkan.

Baliho promo ramen itu saat ini diketahui sudah diturunkan. Rizka mengatakan, penurunan baliho itu dilakukan secara sukarela oleh pihaknya setelah mendapat imbauan dari petugas.

"Secara sukarela pencopotannya. Memang ada imbauan dari petugas. Situasi lagi gini, sensitif katanya," ujar Rizka.

(mso/mso)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT