Vaksinasi COVID-19 di Bandung Barat Masih Rendah, Dinkes Ungkap Penyebabnya

Whisnu Pradana - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 16:32 WIB
The organs of the central nervous system (brain and spinal cord) are covered by 3 connective tissue layers collectively called the meninges.
Foto: Ilustrasi (thinkstock).
Bandung Barat -

Progres vaksinasi COVID-19 di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) hingga saat ini masih rendah dan belum sesuai dengan harapan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Bandung Barat, dari target 1.396.176 orang, hingga 20 Juli 2021 baru 235.612 orang atau 16,88 persen yang sudah divaksinasi dosis I. Sementara vaksinasi dosis II baru sebanyak 124.963 orang atau 8,95 persen.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Bandung Barat Nurul Rasyihan mengakui ada sejumlah kendala yang menyebabkan lambatnya capaian vaksinasi COVID-19 di Bandung Barat.

"Misalnya persentase lansia dan umum masih rendah, kendalanya saat melaksanakan vaksinasi di desa itu terkendala mobilitas lansia. Kadang ada yang sulit bergerak, diangkut juga sulit. Enggak efektif kalau door to door karena akan lama pelaksanaannya," ungkap Nurul saat dihubungi detikcom, Kamis (22/7/2021).

Kendala lainnya yakni ketersediaan dosis vaksin yang terbatas serta tenaga kesehatan (nakes) sebagai vaksinator yang juga banyak bertumbangan lantaran terpapar COVID-19.

"Dosis vaksin juga jadi kendala. Karena jatahnya kan diatur pusat lalu ke provinsi baru ke daerah sebagai pelaksana. Terkadang yang kita ajukan tidak sesuai dengan yang diberikan. Kemudian vaksinatornya, di kita banyak yang kolaps karena terpapar COVID-19," ucap Nurul.

Pihaknya sendiri diberikan target vaksinasi 11 ribu sasaran dalam sehari. Jumlah tersebut tersebar di 32 puskesmas, yang artinya setiap puskesmas wajib melakukan vaksinasi terhadap 400 orang dalam sehari.

"Cuma kalau Minggu kan libur, akhirnya target Minggu itu ditarik ke hari Senin-Sabtu, jadi targetnya naik ke 450 orang sehari. Belakangan ini masyarakat lebih antusias ikut vaksinasi, cuma ya itu tadi terkendala ketersediaan vaksin dan nakesnya, jadi sulit diimbangi," ujar Nurul.

Nurul menyebut pihaknya terus melakukan vaksinasi dengan berbagai sumber, selain di Puskesmas juga dengan gebyar vaksinasi di sejumlah tempat dengan target yang jauh lebih banyak ketimbang yang dicanangkan.

"Intinya kita terus berupaya menjalankan program vaksinasi ini, selain di puskesmas juga dengan gebyar vaksinasi. Bulan Agustus nanti, bekerjasama dengan swasta kita targetkan 40 ribu orang berbagai kategori bisa divaksinasi. Cuma kalau target sampai akhir tahun meningkat berapa persen, kita belum bisa sampaikan karena mesti ada penghitungan dulu," ujarnya.

Berikut rincian capaian vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Bandung Barat:

- Kategori masyarakat umum dan rentan terpapar COVID-19

Sasaran : 1.023.919 sasaran
Dosis I : 38.527 sasaran atau 3,67 persen
Dosis II : 8.647 sasaran atau 0,84 persen

- Kategori Lanjut Usia (Lansia)

Sasaran : 120.434 sasaran
Dosis I : 18.400 sasaran atau 15,28 persen
Dosis II : 12.706 sasaran atau 10,55 persen

- Kategori Tenaga Kesehatan

Sasaran : 3.953 sasaran
Dosis I : 3.674 atau 92,94 persen
Dosis II : 3.259 atau 82,44 persen

- Kategori Petugas Publik

Sasaran : 60.388 sasaran
Dosis I : 174.542 sasaran atau 289,03 persen
Dosis II : 100.351 sasaran atau 166,18 persen

- Kategori Anak Usia 12-17 tahun

Sasaran : 187.482 sasaran
Dosis I : 457 sasaran atau 0,24 persen
Dosis II : 0 sasaran atau 0 persen

(mso/mso)