Round-Up

Aksi Tolak PPKM di Bandung Berujung 150 Orang Diringkus Polisi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 08:12 WIB

Polisi Bubarkan Massa Penolak PPKM

Usai berorasi di Balai Kota Bandung, massa pun langsung bergegas ke kawasan Dago. Tepat di Jalan Ir H Juanda yang mengarah ke Jalan Sulanjana dan Diponegoro massa ini berkumpul dan kembali menggelar orasi menolak PPKM Darurat diperpanjang.

Polisi membubarkan massa aksi penolak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang menduduki persimpangan Dago-Sulanjana, Bandung.Polisi membubarkan massa aksi penolak PPKM yang menduduki persimpangan Dago-Sulanjana, Bandung. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)

Karena mengganggu Ketertiban Umum dan tidak menjalankan prokes salah satunya banyak demonstran yang tidak menggunakan masker, akhirnya aksi unjuk rasa ini dibubarkan oleh pihak kepolisian.

"Ade-ade diharapkan untuk membubarkan diri, karena telah melanggar protokol kesehatan dengan berkerumun," ucap petugas melalui pengeras suara.

Kemudian, polisi bergerak melakukan tindakan tegas kepada para demonstran yang melakukan perlawanan. Tak memakan waktu lama, para demonstran yang berlarian ke arah Jalan Sulanjana dibubarkan petugas.

Demonstran Bawa Bom Molotov

150 demonstran, yang di antaranya pelajar SMP-SMA, diamankan polisi dalam aksi unjuk rasa ini. Tak hanya itu, polisi juga menemukan demonstran yang membawa molotov.

"Selama kita melaksanakan pembubaran, ditemukan bom molotov, yang dipersiapkan oleh kelompok mereka," ucap Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya.

Ulung mengatakan molotov itu didapat dari lima orang demonstran. Kelimanya saat ini sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan mendalam.

"Ada lima orang yang bawa molotov, nanti silakan bisa dilihat barbuk," kata Ulung.

Pelajar SMP-SMA Diamankan Polisi Usai Aksi Tolak PPKM di BandungPelajar SMP-SMA diringkus polisi usai aksi tolak PPKM di Bandung. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)

Saat disita polisi, molotov itu belum dilempar oleh demonstran. Polisi lebih dulu menangkap mereka beserta barang buktinya. "Belum, belum sempat, jadi sudah keduluan kita tangkap," ucap Ulung.

Selain itu, para demonstran ini menjalani swab antigen dan didapati tiga orang positif COVID-19.

Tiga orang dinyatakan reaktif usai menjalani tes swab antigen. "Dari hasil sementara untuk swab antigen, ternyata sudah ada tiga orang dinyatakan reaktif," ujar Ulung.


(wip/bbn)