4 Provokator Demo Ricuh-Perusakan Mobil Polisi di Tasik Jadi Tersangka

Deden Rahadian - detikNews
Selasa, 13 Jul 2021 17:12 WIB
Demo bela Habib Rizieq di Tasikmalaya ricuh
Unjuk rasa berakhir ricuh dan diwarnai aksi perusakan mobil polisi di Tasikmalaya. (Foto: Deden Rahadian/detikcom)
Tasikmalaya -

Empat orang ditetapkan tersangka buntut unjuk rasa yang diwarnai kericuhan dan perusakan mobil polisi di Kabupaten Tasikmalaya. Para tersangka ini dituding memprovokasi atau menghasut massa pendukung Habib Rizieq Shihab yang berdemonstrasi di depan gedung Kejari Kabupaten Tasikmalaya.

Selain menetapkan empat provokator sebagai tersangka, polisi memulangkan 39 pedemo lantaran tidak terbukti melakukan tindak pidana berkaitan kasus tersebut. Mereka yang mayoritas anak di bawah umur itu hanya bisa menangis sambil memeluk ibu kandungnya saat proses pemulangan di Mapolres Tasikmalaya, Selasa (13/7/2021).

Para tersangka yaitu inisial SN, A, N dan H. Mereka disangkakan merusak tiga mobil dinas milik polisi dan menghasut massa hingga berbuat anarkis saat unjuk rasa yang berlangsung pada Senin (12/7) kemarin.

Polisi sudah menangkap tiga tersangka. Sedangkan inisial H, selaku koordinator lapangan (korlap), masih diburu polisi. Kasus ini ditangani Polda Jabar.

"Empat orang tersangka, salah satunya masih buron. Dia (H) korlap Aksi. Mereka terbukti merusak dan menghasut hingga terjadi anarkisme," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi Chaniago.

Demo ricuh dan perusakan mobil polisi itu bermula saat massa menggelar unjuk rasa menuntut keadilan terhadap ulama, salah satunya Habib Rizieq Shihab yang sudah divonis. Sekitar 70 orang itu berdemonstrasi ke kantor Kejari Tasikmalaya.

Di tempat terpisah, Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono berpesan agar peristiwa unjuk rasa berujung kericuhan tidak terjadi lagi di masa mendatang. Pedemo yang dipulangkan itu tetap didata identitasnya.

"Harus dijadikan pelajaran oleh semuanya agar tidak terulang. Kalian kami pulangkan ke orang tua karena tidak terbukti melakukan pidana," ucap Rimsyahtono.

Proses pemulangan 39 orang itu disaksikan ulama dan tokoh ormas agama di Kabupaten Tasikmalaya. Para tokoh meminta agar masyarakat tidak termakan isu provokasi dari luar.

"Ini saya mohon tidak ada gerakan-gerakan yang mengganggu ketertiban lagi. Kalau mau sampaikan aspirasi, sampaikan dengan cara baik, karena Islam ajarkan itu," ujar Ketua FKUB Kabupaten Tasikmalaya Edeng Za.

Simak video 'Jaksa Minta Habib Rizieq Diperiksa dalam Kasus Dugaan Terorisme Munarman':

[Gambas:Video 20detik]



(bbn/bbn)