Pasien Positif Melonjak, Gubernur Banten: Cape Nanganin COVID!

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 15:29 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim
Gubernur Banten Wahidin Halim (Foto: Bahtiar Rifa'i/detikcom)
Serang -

Lonjakan COVID-19 terjadi di seluruh daerah di Banten. Bahkan, penambahan kasus pada Senin (21/6) kemarin mencapai rekor dengan kasus positif sebanyak 476 pasien.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan lonjakan pasien positif Corona ini akibat orang ramai-ramai wisata Lebaran. Akibatnya, rumah sakit pun nyaris penuh.

"Bisa jadi COVID naik lagi, rumah sakit penuh. Cape...cape...cape nanganin COVID," kata Wahidin Halim kepada wartawan di Serang, Selasa (22/6/2021).

Perlu ada pengetatan lain karena PPKM tidak efektif. Orang bisa keluar masuk daerah lain, mudik, menghadiri acara pernikahan dan kumpul-kumpul berkerumun. Ada kesadaran yang semakin menurun di tengah masyarakat.

"Pengetatan harus, tapi kita tetap minta petunjuk pusat, lockdown atau PSBB atau PPKM," ujar Wahidin.

Vaksinasi selama ini juga terbatas. Banten masih baru mencapai 600 ribu vaksinasi dan kurang dari target yang jumlah sasarannya 3 juta orang. Selain itu, penyebaran di lingkungan pemerintahan juga makin tinggi.

Pemprov Banten mengambil kebijakan WFH agar tidak semakin parah. Rumah sakit hampir penuh, apalagi di Tangerang Raya.

"Kalau ada lonjakan sudah nggak nahan. Rumah sakit di Kota Tangerang sudah 90 persen lebih (BOR), sudah susah," ucap Wahidin.

Melonjaknya jumlah kasus COVID-19 diperkirakan karena libur Lebaran. Wisata ramai dan kemungkinan kasus positif menjalar dari situ dan semakin banyak. Jika tidak ada penanganan, Wahidin memperkirakan penambahan kasus bisa lebih banyak dibandingkan tahun lalu.

"Kalau normal walau ada peningkatan sedahsyat ini, kita punya 3.700-an kamar (perawatan), ini ada perkiraan kita lebih dari tahun lalu," ujar Wahidin.

Lihat juga Video: Waspada! Ini Daftar 10 Titik Zona Merah di Jakarta

[Gambas:Video 20detik]



(bri/bbn)