Kasus COVID-19 di Jabar Melonjak, Didominasi Klaster Keluarga

Yudha Maulana - detikNews
Jumat, 11 Jun 2021 22:57 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona (Ilustrator: Edi Wahyono)
Bandung -

Satgas Penanganan COVID-19 Jawa Barat melaporkan terjadi penambahan kasus virus Corona dalam sepekan terakhir. Rata-rata penambahan kasus ini bisa melampaui 1.000 kasus per harinya.

Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan COVID-19 Jabar Marion Siagian mencatat kenaikan kasus ini mulai muncul sejak 28 Mei atau 15 hari setelah Lebaran. "Turun lagi menjadi 800, tapi rata-rata di minggu terakhir ini rata-rata kasus di atas 1.000," ujar Marion dalam acara JAPRI di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (11/6/2021).

Kenaikan kasus ini, menurut dia, berdampak pada mendadak padatnya bed occupancy ratio (BOR) atau rasio keterisian tempat tidur (TT) di rumah sakit rujukan COVID-19. Sebelumnya, Maret-April, tidak mencapai 1.000 pertambahan setiap hari.

"Jadi kalau dibandingkan dengan minggu lalu pertumbuhannya cukup tinggi 2-3 persen dan ini sudah melewati standar dari WHO," ujarnya.

"Kalau pak gubernur bilang ini sudah siaga. Kita juga tidak menginginkan pasien-pasien ini tidak mendapatkan pelayanan di rumah sakit karena memang bed kita nanti penuh semua," ucap Marion menambahkan.

Selanjutnya
Halaman
1 2