60 Orang Penyandang Disabilitas di Cirebon Penuhi Syarat Vaksinasi

Sudirman Wamad - detikNews
Sabtu, 05 Jun 2021 18:05 WIB
Ribuan pelaku budaya, pariwisata dan ekonomi kreatif (Buparekraf) di Kota Bandung menjalani vaksinasi COVID-19. Vaksinasi berlangsung di kawasan Terpadu Trans Studio Bandung.
Ilustrasi vaksinasi (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Cirebon -

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kota Cirebon tengah mendata penyandang disabilitas untuk menjalani vaksinasi COVID-19.

Kepala Bidang Sosial DSPPPA Kota Cirebon Aria Dipahandi mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon terkait vaksinasi difabel. Aria menjelaskan tentang pentingnya pendataan penyandang disabilitas.

"Kami memulai pendataan ini, karena jumlah penyandang disabilitas harus terus diperbaharui jumlahnya. Selalu berubah karena ada yang meninggal, ada juga yang dinyatakan sembuh," kata Aria dalam keterangan yang diterima detikcom, Sabtu (5/6/2021).

Aria mengaku belum membahas lebih lanjut bersama Dinkes Kota Cirebon mengenai jadwal dan tempat vaksinasi bagi penyandang disabilitas. Sebab, pihaknya masih fokus mendata.

"Kalau semuanya sudah didata, kami siapkan jadwal vaksinasinya bersama Dinkes. Sementara kami mencatat jumlah penyandang difabel sebanyak 525 orang," kata Aria.

Aria menambahkan tak semua penyandang disabilitas bisa menjalani vaksinasi. Karena, lanjut dia, ada difabel yang umurnya belum memenuhi syarat vaksinasi. "Kalau belum berusia 18 tahun tidak dapat menjalani vaksinasi. Kami mencatat baru 60 orang yang memenuhi batas usia dan persyaratan lainnya," kata Aria.

"Dari 60 orang ini, baru 17 orang yang menyatakan kesediaannya untuk divaksinasi. Selain itu, ada juga penyandang disabilitas mental yang harus didampingi keluarga sebelum disuntik vaksin COVID-19," kata Aria menambahkan.

(bbn/bbn)