Kota Cirebon Akan Miliki Kawasan Heritage di Pelabuhan

Sudirman Wamad - detikNews
Jumat, 04 Jun 2021 16:06 WIB
Bangunan heritage Cirebon
Foto: Bangunan heritage Cirebon (Sudirman Wawad/detikcom).
Cirebon -

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon dan PT Pelindo II Cirebon bersama Pemkot Cirebon berencana menyulap sebagian kawasan pelabuhan menjadi destinasi wisata heritage. Tim telah menyurvei lokasi yang direncanakan untuk kawasan heritage.

"Survei sudah. Dan, sudah ada pembicaraan lebih lanjut ke yang pengembangan heritage," kata Kepala KSOP Kelas II Cirebon Wismantono saat berbincang dengan detikcom di kantornya, Jumat (4/6/2021).

Wismantono mengatakan lokasi pengembangan heritage itu akan dilakukan di sepanjang Jalan Ambon kawasan Pelabuhan Cirebon. Sekadar diketahui, di Pelabuhan Cirebon terdapat sejumlah bangunan bersejarah yang masih berdiri kokoh. Bahkan, sebagian bangunan sejarah itu masih dimanfaatkan untuk gudang dan kantor.

"Memang nanti akan ada revitalisasi. Kemarin sudah bertemu dengan Pelindo II Cirebon, katanya sudah dalam proses mapping (pemetaan lokasi) yang dilakukan Pelindo pusat. Untuk targetnya itu kewenangan operator (Pelindo)," kata Wismantono.

Lebih lanjut, Wismantono menyebutkan rencananya kawasan heritage di pelabuhan itu menyediakan kuliner khas Cirebon, hotel, wisata belanja dan lainnya. Kawasan ini merupakan area khusus, dalam artian tak bersinggungan langsung dengan aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Cirebon.

Kawasan Pelabuhan CirebonKawasan Pelabuhan Cirebon Foto: Sudirman Wamad

"Kita dukung di regulasi dan administrasi. Kalau mengandalkan batu bara tentu akan begini-begini saja. Batu bara itu bisa habis, ini harus dipikirkan," kata Wismantono.

Wismantono menambahkan rencana pengembangan Pelabuhan Cirebon tak hanya menyangkut soal wisata. Ke depannya aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Cirebon juga akan dikembangkan.

"Pengembangan ini mengacu pada Rencana Induk Pelabuhan (RIP)," kata Wismantono.

Saat ini KSOP Kelas II Cirebon tengah mempercantik kawasan pelabuhan melalui program padat karya yang didukung Komisi V DPR RI. Wismantono mengatakan program padat karya melibatkan sekitar 50 warga sekitar pelabuhan.

"Pengerjaannya tiga hari. Ada yang dipekerjakan untuk pengecatan di lingkungan KSOP, pemeliharaan dan lainnya," kata Wismantono.

Sebelumnya, General Manager PT Pelindo Cabang Cirebon Abdul Wahab mengatakan RIP disesuaikan dengan keinginan pasar. Selain itu, pengembangan kawasan wisata juga menjadi rencana pemanfaatan pelabuhan.

"Pelabuhan punya RIP, di dalamnya ada rencana pengembangan heritage. Kita akan padukan dengan program pemkot. Karena pemkot punya kawasan heritage," kata Abdul Wahab.

(mso/mso)