Cerita Warga-Ketua RT soal Rumah Mewah Terbengkalai di Bandung Barat

Whisnu Pradana - detikNews
Kamis, 27 Mei 2021 18:58 WIB
Rumah Mewah dan Mobil Terbengkalai di Bandung
Foto: Penampakan rumah mewah terbengkalai di Bandung Barat (Whisnu Pradana/detikcom).
Bandung Barat -

Satu unit bangunan villa yang megah namun kondisinya terbengkalai hingga memunculkan kesan angker viral di media sosial. Kabarnya, villa itu sudah terbengkalai selama 20 tahun.

Lokasi villa terbengkalai tersebut ada di Kampung Cihanjuang, RT 03/08, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Warga setempat sudah tidak asing dengan keberadaan villa tersebut. Banyak desas desus dan kabar tak sedap dari villa yang dimiliki oleh seorang pengusaha asal Banjaran, Kabupaten Bandung, bernama Heri itu.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan jika villa yang berdiri di atas tanah seluas 1 hektare itu sering menjadi tempat pemilik dan kerabatnya untuk berpesta bahkan melakukan hal yang amat mengganggu warga.

"Dulu itu sering keluar masuk perempuan seksi, pakai taksi biasanya. Terus setelah itu pintunya langsung ditutup lagi," ungkap wanita yang berprofesi sebagai petani dan penjaga makam tersebut kepada wartawan, Kamis (27/5/2021).

Hal yang mengejutkan juga yakni soal villa tersebut kerap digunakan sebagai tempat pesta narkoba. Dirinya menyebut beberapa artis lawas ibu kota sempat datang ke tempat tersebut.

"Dulu itu sempat ada penggerebekan, katanya kan pemiliknya kena kasus narkoba tapi lupa berapa tahun lalu yang pasti sudah lama. Di dalam villanya juga suka ada pesta," terangnya.

Hal senada juga diungkapkan Asep Supardi (51) Ketua RT 03. Asep menyebut jika terbengkalainya rumah tersebut lantaran sang empunya tersangkut kasus kepemilikan narkotika. Hingga akhirnya terbongkar dan polisi melakukan penggerebekan.

"Dulu villanya selalu dijadikan tempat dugem. Terus sekitar 20 tahun lalu itu ada penggerebekan narkoba, jadi terbengkalai. Warga juga waktu itu enggak boleh masuk sembarangan, jadi tempatnya sangat tertutup," kata Asep.

Setelah terbengkalai Asep menyebut jika banyak orang yang keluar masuk villa itu dengan alasan untuk uji nyali atau membuat konten YouTube. Sayangnya penjaga villa tak pernah berkoordinasi dengannya sebagai ketua RT.

"Jadi enggak pernah laporan ke saya, padahal warga itu sudah banyak yang ngeluh. Karena yang masuk juga biasanya mabuk-mabukan di dalam villa itu. Ada yang mesum juga. Ya bagus sekarang akhirnya ditutup," ujarnya.

(mso/mso)