Karawang Catat 278 Kasus DBD, Lima Kecamatan Dipantau Dinkes

Yuda Febrian Silitonga - detikNews
Senin, 24 Mei 2021 11:14 WIB
Mosquito sucking blood on a human hand
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Karawang -

Dinkes Karawang mencatat sebanyak 278 pasien demam berdarah dengue (DBD) selama lima bulan terakhir. Kasus DBD di tengah pandemi COVID-19 ini menjadi perhatian pihak Pemkab Karawang.

"Ada 278 kasus dari awal bulan hingga bulan ini," kata Plt Kadinkes Karawang Nanik Jodjana usai memantau pelaksanaan fogging di Perum Graha Puspa, Karawang, Senin (24/5/2021).

Menurut dia, kasus DBD tahun ini tidak separah kejadian tahun sebelumnya. Selain itu, ia menjelaskan, ada lima kecamatan di Karawang yang rawan kasus DBD yaitu Telukjambe Timur, Karawang Barat, Karawang Timur, Klari, dan Cikampek.

"Tahun ini itu tidak lebih parah dari tahun kemarin, meski kasus DBD ini menjadi hal prioritas dari segi pencegahannya," ucap Nanik.

Wakil Bupati Aep Syaepuloh mengimbau agar pemerintah setempat menggeliatkan lagi upaya pencegahan DBD. "Bupati melalui surat edarannya telah menginstruksikan agar camat kembali menggalakkan kerja bakti, bersih-bersih, untuk pencegahan DBD," kata Aep sambil menambahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinkes agar melakukan fogging di lima kecamatan rawan DBD tersebut.

Di Perum Graha Puspa tercatat 11 kasus DBD selama kurun dua bulan terakhir. "Bulan kemarin tiga, sekarang delapan warga, jadi totalnya 11 orang terkena DBD, paling sisa 4 orang yang dirawat di rumah sakit," kata Ketua RT, Hendi (53), saat ditemui di lokasi.

Lurah Karangpawitan Dodo Wijaya menuturkan dua kampung di Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, terjadi 20 kasus DBD sejak awal Januari hingga Mei ini.

"Untuk di Kampung Kepuh Aljariyah ada sembilan kasus, semua sudah sembuh. Terus di Perum Graha Puspa ada 11 kasus, 4 orang dirawat. Saya selalu bilang agar RT dan menjalankan kegiatan kerja bakti agar lingkungannya sehat, bersih, dan terhindar dari DBD," ucap Dodo.

Simak juga video 'Studi Terbaru Sebut Demam Berdarah Bikin Kebal Corona':

[Gambas:Video 20detik]



(bbn/bbn)