Simak! Suara Habib Bahar Mengaku Cucu Ke-29 Nabi Muhammad

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 18 Mei 2021 19:40 WIB
Terdakwa kasus dugaan penganiayaan terhadap remaja Bahar bin Smith memegang bendera merah putih seusai menjalani sidang putusan di gedung Arsip dan Perpustakaan, Bandung, Jawa Barat, Selasa (9/7/2019). Majelis hakim menjatuhi hukuman kepada Bahar bin Smith tiga tahun penjara, denda Rp50 juta dan subsider satu bulan kurungan. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/foc.
Habib Bahar bin Smith (Foto: Antara Foto)
Bandung -

Habib Bahar bin Smith mengaku sebagai cucu ke-29 Nabi Muhammad SAW. Pengakuan itu diungkapkan Bahar di sidang kasus penganiayaan sopir taksi online. Bahar duduk sebagai terdakwa dalam persidangan perkara tersebut.

Berikut ini merupakan suara Bahar saat mengaku sebagai cucu Nabi Muhammad. Pernyataan Bahar itu disampaikan melalui sidang secara virtual di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Selasa (18/5/2021).

Pernyataan Bahar itu bermula saat majelis hakim Surachmat menceritakan sebuah kisah Rasulullah yang dilempari dan dihina oleh kaum Yahudi. Dalam kisah itu disebutkan Rasulullah kemudian menjenguk orang Yahudi itu yang diketahui sedang sakit.

"Apakah habib pernah tahu kalau Rasulullah ini pernah melakukan kekerasan terhadap orang?" tanya Surachmat dalam sidang virtual di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Selasa (18/5/2021).

Habib Bahar yang mengikuti persidangan melalui virtual, lalu menimpali kisah Rasulullah tersebut. Bahar menyatakan apa yang terjadi antara Rasulullah dan orang Yahudi itu merupakan persoalan pribadi.

"Nah, yang mulia, itu masalah pribadi Rasulullah. Nabi Muhammad, beliau masalah pribadi, beliau dihina dan dicaci dimaki dan dilempari kotoran unta, beliau diam. Tetapi kalau selain daripada urusan pribadi, beliau tidak pernah diam. Ada yang mengaku nabi palsu dibunuh oleh beliau, dibunuh yang mulia dan itu bukan hanya zaman nabi. Di zaman Abu Bakar Ash-Shiddiq, beliau pernah menyuruh memotong tangan perempuan yang pernah menghina Rasulullah. Di zaman sayyidina Umar bin Khattab, beliau pernah membunuh orang yang menghina Rasulullah," tutur Bahar.

"Jadi, Rasulullah selama masalah pribadi, beliau memaafkan dan tidak pernah mempermasalahkan," kata Bahar menambahkan.

Simak juga 'Saat Habib Bahar Kembali Jadi Tersangka':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2