765 Aparat di Ciamis Siaga Halau Pemudik

Dadang Hermansyah - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 11:28 WIB
Ciamis -

Sebanyak 765 personel gabungan dari Polisi, TNI, Satpol PP dan Dishub di Ciamis diterjunkan dalam Operasi Ketupat Lodaya 2021. Mereka bersiaga menghalau pemudik di sejumlah titik penyekatan.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan personel akan disebar ke sejumlah titik perbatasan dan lokasi strategis. Herdiat menyebut saat ini disinyalir banyak masyarakat yang mencuri start untuk mudik. Sehingga selain penyekatan di daerah perbatasan, pihaknya memperketat posko desa hingga RT/RW.

"Kita tahu banyak pemudik yang telah mencuri start jadi posko desa dan RT/RT juga diperketat," kata Herdiat usai Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021 di Pendopo Bupati Ciamis, Rabu (5/5/2021).

Untuk pemudik yang terlanjur tiba di kampung halaman, akan dilakukan isolasi di posko desa. Apabila pemudik tersebut tidak bisa menunjukkan surat keterangan rapid antigen atau swab PCR hasil negatif COVID-19. Tujuannya untuk meminimalisir penyebaran COVID-19

Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana mengatakan ada empat posko penyekatan pemudik. Yakni Pos Cihaurbeuti perbatasan dengan Tasikmalaya, Pos Panawangan perbatasan dengan Kuningan dan Majalengka, Pos Karangkamulyan perbatasan dengan Banjar dan Pos Kalipucang yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah.

"Penyekatan Operasi Ketupat 2021 ini dilaksanakan selama 12 hari. Personel yang diterjunkan sebanyak 765 orang gabungan. Setiap pemudik akan diputar balik," ucap Hendria.

Dia meminta masyarakat agar tidak mudik di lebaran 2021 ini dan menahan diri karena masih dalam situasi pandemi COVID-19. "Jadi semua menahan diri, lebaran ini tanpa mudik. Jangan sampai kasus COVID-19 kembali meningkat," ucap Hendria.

(bbn/bbn)