Jelang Lebaran, Pusat Perbelanjaan di Majalengka Diserbu Warga

Bima Bagaskara - detikNews
Senin, 03 Mei 2021 14:58 WIB
Pusat perbelanjaan di Majalengka dipadati pengunjung.
Foto: Pusat perbelanjaan di Majalengka dipadati pengunjung (Bima Bagaskara/detikcom).
Majalengka -

9 hari jelang perayaan Idul Fitri warga Kabupaten Majalengka, Jawa Barat mulai berburu beraneka macam komoditas seperti kebutuhan pangan dan sandang. Hal itupun membuat sejumlah pusat perbelanjaan mulai diserbu warga.

Seperti halnya yang terjadi di Toko UD Putra TS yang berada di Jalan Raya Cigasong-Jatiwangi, Desa Baribis, Kecamatan Cigasong, Senin (3/5/2021).

Dilihat detikcom warga tampak berjubel dan saling berdesakan saat memburu segala macam jenis sandang yang ada di toko tersebut. Bahkan tidak sedikit yang mengabaikan protokol kesehatan seperti tidak menjaga jarak.

Padahal pihak keamanan sendiri telah mengimbau agar pengunjung bisa mentaati protokol kesehatan. Namun imbauan yang diberikan melalui pengeras suara itu rupanya tidak dipedulikan pengunjung.

Setiap warga yang datang ke Toko UD Putra TS mayoritas berburu pakaian Lebaran mulai dari baju koko, kerudung hingga mukena. Tempat ini memang selalu ramai diserbu warga tiap tahunnya menjelang hari raya Idul Fitri.

"Iya ini nyari baju lebaran, beli baju koko, mukenah buat anak-anak. Tiap tahun emang pasti beli," kata Firda salah seorang pengunjung.

Meski harus berdesakan dengan pengunjung lain namun hal itu tidak menyurutkan niat Firda untuk berburu pakaian Lebaran bagi keluarganya. "Iya khawatir mah ada, tapi mau gimana lagi memang pasti di semua tempat ramai," ucapnya.

Toko UD Putra TS sendiri memang menjadi salah satu pusat dijualnya beraneka jenis sandang. Tiap tahunnya tempat ini selalu diserbu warga Kabupaten Majalengka menjelang Lebaran.

Humas Toko UD Putra TS Dede Aryana tidak memungkiri adanya kepadatan warga yang berburu pakaian Lebaran. Menurutnya hal itu mulai terjadi sejak beberapa hari terakhir.

Meski begitu Dede memastikan Toko UD Putra TS telah menerapkan Protokol kesehatan ketat kepada pengunjung yang hendak berbelanja.

"Seperti yang sudah-sudah tahun lalu, kami tetap lakukan prokes kepada para pengunjung. Kami sediakan masker, kita cek dulu suhu tubuh dan memberikan imbauan, itu selalu kami lakukan," ucapnya.

Dede juga mengatakan jika nanti pengunjung yang datang ke Toko UD Putra TS semakin membludak, pihaknya akan menerapkan pembatasan jumlah pengunjung.

"Kalau nanti makin membludak, kami akan terapkan pembatasan jumlah pengunjung maksimal 50 persen," tandasnya.

(mso/mso)