Pemudik Diputar Balik Saat Melintas Perbatasan Jabar-Jateng di Banjar

Faizal Amiruddin - detikNews
Selasa, 27 Apr 2021 21:55 WIB
Penyekatan Kendaraan Pemudik di Kota Banjar
Polisi menyekat kendaraan di Kota Banjar. (Foto: Faizal Amiruddin/detikcom)
Kota Banjar -

Petugas dari Polres Kota Banjar mulai memeriksa kendaraan pemudik di perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah atau tepatnya di dekat Jembatan Cijolang, Kota Banjar, Selasa (27/4/2021). Pemeriksaan yang diarahkan untuk menyisir pemudik itu melibatkan pula petugas Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kota Banjar.

Kendaraan dari dua arah diberhentikan petugas untuk diperiksa kelengkapannya. "Jadi ini adalah operasi pra pengetatan larangan mudik di pos penyekatan Polres Banjar," kata Kapolres Banjar AKBP Melda Yani didampingi wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih.

Meski baru prapengetatan, namun sejumlah kendaraan yang hendak mudik dan tidak bisa menunjukkan dokumen kesehatan, dipaksa putar balik oleh petugas. Ada puluhan kendaraan yang terpaksa diputar balik oleh petugas.

"Mereka yang kami paksa putar balik karena tidak bisa menunjukkan dokumen kesehatan berupa hasil rapid test antigen atau tes swab PCR," ucap Melda.

Dia menegaskan operasi prapengetatan larangan mudik ini akan berlangsung sampai tanggal 5 Mei 2021 mendatang. Setelah itu mulai tanggal 6 Mei, pemeriksaan akan semakin ketat. "Nanti lebih ketat lagi. Petugas akan kami siagakan selama 24 jam atau 2 sif. Tak hanya polisi namun melibatkan petugas lainnya, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Dinas Kesehatan," ujar Melda.

Melda menjelaskan pemerintah memberlakukan larangan mudik sudah didasarkan kepada pertimbangan yang matang mengingat potensi terjadinya lonjakan kasus penyebaran virus Corona, merupakan ancaman serius. "Jangan mudik, silaturahmi bisa dilakukan secara virtual. Pemerintah melarang mudik tentu sudah didasarkan kepada pertimbangan yang matang dan rasional," tutur Melda.

Sementara itu kasus penyebaran Corona di Kota Banjar sendiri terus mengalami penambahan setiap hari, meski setiap hari pula jumlah pasien sembuh juga bertambah. Data per hari Selasa (27/4/2021) jumlah kasus positif Corona di Kota Banjar sebanyak 182 orang, 13 orang diantaranya menjalani perawatan di rumah sakit.

Sementara itu total kasus Corona di Kota Banjar sepanjang terjadinya pandemi tercatat sebanyak 1.324 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 35 orang.

Simak juga video 'Hindari Larangan, Pemotor Ini Mudik Lebih Awal Via Pantura':

[Gambas:Video 20detik]



(bbn/bbn)