Bupati Majalengka Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Bayar THR Dicicil

Bima Bagaskara - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 13:32 WIB
Bupati Majalengka Karna Sobahi prihatin dengan isu sepinya Bandara Kertajati
Bupati Majalengka Karna Sobahi (Foto: Bima Bagaskara/detikcom).
Majalengka -

Bupati Majalengka Karna Sobahi mengancam akan mencabut izin perusahaan yang membayar Tunjangan Hari Raya (THR) secara dicicil. Hal itu dikatakan Karna seusai menerima perwakilan buruh yang menggelar aksi demo di depan Pendopo Bupati, Senin (12/4/2021).

"Saya minta pengusaha membayar sekaligus THR, nanti akan dibuat surat oleh saya kepada pengusaha. Tentu ada sanksinya entah sanksi sosial, administratif juga, bisa saja bupati mencabut izinnya ya kan," tegas Karna saat diwawancarai detikcom.

Karna menyebut THR merupakan hadiah bagi para buruh menjelang hari raya Idul Fitri. Sehingga sudah seharusnya dibayarkan secara penuh oleh perusahaan kepada karyawannya.



"Hasil demo tadi saya kira tuntutan para buruh rasional. Masa iya yang namanya hadiah Lebaran dicicil kan kasihan," ucapnya.

Selain itu Karna juga akan menindaklanjuti keinginan buruh yang menuntut dinaikkannya UMSK Kabupaten Majalengka. Menurutnya para buruh merupakan warga Majalengka yang sudah sepantasnya mendapat haknya.

"Saya tertarik juga dengan pemikiran mereka itu, Pak kan harga telur dan beras sama di setiap daerah tapi kenapa UMR beda, ya kan. Saya ingin mengkaji makanya dewan pengupahan itu bagaimana menganalisanya," lanjut Karna.

"Investasi ke Majalengka kan luar biasa derasnya ke Majalengka sekarang sementara upahnya masih minim, itu kan rakyat kita masa iya (dapat upah minim). Saya berharap ada perbaikan soal itu," ujarnya.

(mso/mso)