Petugas Temukan Jenazah Bocah yang Hanyut di Pangandaran

Faizal Amiruddin - detikNews
Jumat, 02 Apr 2021 13:49 WIB
Ilustrasi korban tenggelam
Ilustrasi orang tenggelam. (Ilustrator: Mindra Purnomo)
Pangandaran -

Petugas menemukan jasad Julian Ramdani di pintu air Sungai Cikembulan, Blok Kedung Santen, Pangandaran. Sebelumnya, bocah lelaki usia delapan tahun, itu hilang tenggelam pada Kamis (1/4) sore.

Jenazah anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Asep Rahmat dan Mini itu ditemukan petugas gabungan pada Jumat (2/4/2021) siang. "Sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dekat pintu air. Sekitar 100 meter dari posisi dia terseret arus sungai," kata Kasat Polisi Perairan Pangandaran AKP Sugianto.

Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh petugas gabungan, lalu dibawa ke Puskesmas Cikembulan. "Murni kecelakaan, jenazah dibawa dulu ke Puskesmas nanti langsung diserahkan ke pihak keluarga," ujar Sugianto.

Ketua Tagana Pangandaran Nana Suryana mengatakan kejadian berawal ketika korban bersama orang tuanya berkunjung ke rumah saudara di Dusun Karangsari, Kecamatan Sidamulih Pangandaran. Sore itu Julian meminta izin kepada orang tuanya hendak memancing ikan di kolam milik saudaranya itu. Di tengah kesibukan persiapan acara tahlilan, orang tua korban mengizinkan.

Tapi ketika hari mulai gelap, korban tak kunjung pulang. Julian justru dikabarkan hilang. Pihak keluarga dan warga lalu melakukan pencarian.

Mereka hanya menemukan sandal korban di tepi sungai. Muncul dugaan korban terpeleset ke sungai lalu terseret arus.

"Setelah menerima laporan kami tim gabungan langsung melakukan pencarian. Pencarian dilakukan dengan cara penelusuran sungai dari darat dengan lampu sorot. Tapi hingga menjelang tengah malam belum berhasil ditemukan," kata Nana.

Jenazah baru ditemukan Jumat siang ini setelah petugas memeriksa dan membuka pintu air Cikembulan. "Jenazahnya tersangkut di pintu air, ketika pintu air dibuka, baru terlihat," kata Nana.

(bbn/bbn)