Kolaborasi dengan 22 Brand Lokal, Ridwan Kamil Siapkan Desain Khusus

Yudha Maulana - detikNews
Senin, 08 Mar 2021 15:42 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Foto: Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Istimewa).
Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkolaborasi dengan 22 produsen lokal di Pulau Jawa untuk melahirkan produk edisi khusus. Tak hanya menukangi desainnya, ia juga akan ikut memasarkan produk tersebut.

"Ini peristiwa pertama di Indonesia di mana endorser seorang pejabat, mengendorse-nya itu bukan mempromosikan langsung. Tapi terlibat dalam proses produksi. Nanti ada produk lokal yang didesain khusus oleh Ridwan Kamil. Total ada 22 brand yang merasa punya chemistry sama saya," kata Ridwan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (8/3/2021).

Turunnya pria yang akrab disapa Kang Emil itu dalam mendesain produk tersebut, untuk membantu pengusaha lokal yang sempat terpuruk akibat pandemi. Dia berkolaborasi dengan sejumlah brand lokal di antaranya, Rawtype Riot, Hierka, Palanusantara (Bandung), Harimau Supply (Malang), Sweda.

"Karena sifatnya khusus, ternyata yang mau bukan hanya Jabar tapi saya membuka diri ada dari Jabar, Jateng, Jatim. Kami berharap ini menjadi contoh bagaimana pemimpin menolongnya dengan cara unik tidak harus bersifat (pemberian) modal. Bedanya saya punya basic desain karena berlatar belakang arsitek. Sehingga brand juga punya semangat yang klik," katanya.

Rencananya produk dengan konsep desain duotone itu tengah memasuki tahap finalisasi, dan untuk memberikan dampak positif yang lebih tinggi, produk-produk itu akan diluncurkan bersama selebritis dengan konsep lelang.

"Jadi nanti semua teknik marketing akan kita maksimalkan baik postingan dari saya, ada influencer, selebriti yang mau dilaunching dalam bentuk lelang," ucapnya.

Menurutnya, kualitas produk lokal tak kalah bersaing dengan produk mancanegara. Hal itu juga sejalan dengan kebijakan Presiden Joko Widodo untuk mendukung produk lokal.

"Mari dukung produk lokal dan beri masukan apa yang membuat produk lokal bisa bersaing dengan produk luar. Jangan sampai orang tidak beli karena merasa kalah dengan produk luar tanpa memberi tahu karena saya meyakini kita bisa memproduksi dengan kualitas baik," kata Kang Emil.

Decky Sastra, salah seorang pelaku industri kreatif yang diajak berkolaborasi mengatakan, apa yang dilakukan Kang Emil ini diharapkan bisa menjadi perangsang tumbuhnya brand lokal.

"Harapan saya, ke depanya lahir brand lokal kelas internasional yang di support oleh segmentasi lokal maupun internasional. Mungkin di project pertama ini Pak RK bisa menjadi prototipe agar merangsang tumbuhnya brand lokal di Indonesia yang mempunyai potensi bersaing dengan brand internasional," kata Decky yang menukangi brand Rawtype Riot.

Senada dengan Decky, Tri Ambodo dari Harimau Supply mengatakan, projek ini cukup unik dan menantang. Pasalnya, para pemilik brand disatukan untuk saling membangun brand lokal. "Yang biasanya kami bersaing sekarang kami bekerja sama untuk saling membangun local brand," kata Tri (yum/mso)